BerandaPasar Kreatif
Sabtu, 21 Okt 2022 11:04

Mengenal Sabda Kinnara Drum Corps, Marching Band-nya Anak Unnes

Sabda Kinnara Drum Corps tengah tampil di CFD Simpang Lima di Jalan Pahlawan Semarang, Minggu (16/10/2022). (Inibaru.id/ Nissa Aurellia Putri)

Tampil menghibur pada Parade Pawai Piala Dunia Qatar 2022 di Kota Semarang, Sabda Kinnara Drum Corps rupanya telah hampir satu dekade menjadi marching band-nya anak Unnes. Kenalan dengan mereka, yuk!

Inibaru.id - Anisa Sekar terlihat lelah; keringat bercucuran di wajahnya. Namun, gadis energetik ini tampak senang. Dengan setengah berlari, sembari menenteng sepasang bendera, mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu menghampiri teman-temannya yang telah lebih dulu ngumpul.

Anisa adalah bagian dari Sabda Kinnara Drum Corps, sebuah grup marching band asal Unnes yang merupakan bagian dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Musik di universitas tersebut. Pada Minggu (16/10/2022) lalu, grup marching band ini berkesempatan unjuk kebolehan dalam Parade Pawai Piala Dunia Qatar 2022 yang dipusatkan di Jalan Pahlawan Semarang.

Pada ajang tersebut, Anisa kebagian peran sebagai pemegang bendera atau yang biasa disebut colour guard. Kendati nggak memungkiri rasa capai yang mendera tubuhnya sejak latihan hingga event berakhir, dia mengaku puas dengan penampilannya.

“Bisa tampil di hadapan banyak orang adalah pengalaman yang saya tunggu-tunggu," ujar Anisa dengan berapi-api. "Meski kami bukan masterpiece-nya pada parade ini, kami sudah sangat puas."

Waktu Latihan yang Terbatas

Salah satu penampilan Sabda Kinnara Drum Corps. (Inibaru.id/ Nissa Aurellia Putri)

Meski sudah cukup puas, Anisa mengakui bahwa ada beberapa hal dalam penampilan dia yang menurutnya kurang maksimal. Ini terjadi karena waktu latihan yang terbatas dan kekuatan fisik yang belum terasah betul.

"Saat parade, lama-kelamaan saya capai juga, terus jadi menurun kekuatannya. Selain itu, banyaknya penonton juga bikin konsentrasi agak terpecah, sampai-sampai sempat lupa koreo,” terang mahasiswa Akuntansi tersebut.

Setali tiga uang, hal itu juga diungkapkan ketua parade Sabda Kinnara Drum Corps Unnes Mukhammad Nur Irfan Izzuddin. Pemuda yang akrab disapa Irfan itu mengatakan, untuk persiapan parade, timnya hanya punya waktu latihan nggak lebih dari dua minggu.

"Player (pemain marching band) untuk Parade Piala Dunia Qatar 2022 berjumlah 50 orang; plus official 12 orang. Nah, saat latihan, kami belum full team. Ini menjadi kendala tersendiri," kata dia.

Padahal, Irfan melanjutkan, banyak persiapan yang harus dilakukan bersama, mulai dari melatih mental dan fisik, mengulik materi yang akan ditampilkan, hingga melakukan sinkronisasi suara musik masing-masing elemen dalam tiap divisi.

"Kami ada divisi Brass (alat tiup), Battery (alat perkusi), Pit (alat perkusi bernada), dan Colour Guard (bendera). Semuanya harus disinkronkan. Dengan waktu latihan yang hanya dua minggu, kami jelas kurang persiapan," keluhnya.

Komunitas Pencinta Seni Musik 

Penampilan Sabda Kinnara Drum Corps di CFD Simpang Lima di Jalan Pahlawan Semarang. (Inibaru.id/ Nissa Aurellia Putri)

Perlu kamu tahu, Sabda Kinnara Drum Corps adalah semacam komunitas seni musik resmi di Unnes. Didirikan pada 25 Januari 2013, UKM tingkat universitas ini telah menjadi wadah sekaligus organisasi bermusik, khususnya marching band, yang diperuntukkan bagi mahasiswa Unnes maupun umum.

Nah, Parade Pawai Piala Dunia Qatar 2022 yang digelar di Jalan Pahlawan Semarang pada 16 Oktober lalu itu merupakan salah satu "job" yang didapatkan Sabda Kinnara. Parade yang diinisiasi dua stasiun televisi nasional itu digelar di tengah car free day (CFD) Simpang Lima.

"Parade Pawai Piala Dunia Qatar 2022 itu job mendadak, jadi kami terburu-buru membuat susunan panitia, player, aransemen musik, serta konsep seperti kostum dan koreografi,“ papar Irfan selepas parade. "Meski mendadak, secara keseluruhan kami puas!"

Happy, pemain snare batter Sabda Kinnara yang baru kali pertama mengikuti parade sebagai bagian dari marching band itu mengaku mendapatkan pengalaman berharga, khususnya dalam hal managemen waktu.

Penampilan Sabda Kinnara Drum Corps di CFD Simpang Lima di Jalan Pahlawan Semarang. (Inibaru.id/ Nissa Aurellia Putri)

"Cukup challenging buatku karena harus latihan di tengah kesibukan UTS (ujian tengah semester) dan urusan UKM yang lain; tapi bersyukur banget aku bisa jalanin semuanya, ketemu teman yang baik dan seru. Feels so grateful!" bebernya, lalu tertawa.

Hal senada juga dirasakan Malik. Field commander atau penatarama marching band Sabda Kinnara dalam Parade Pawai Piala Dunia Qatar 2022 itu mengaku sempat ragu saat ditunjuk sebagai field commander. Dia juga sempat takut salah, terlebih setelah diberi tahu bakal ada sesi main di depan panggung.

"Sempat agak kewalahan karena dituntut belajar banyak hal dalam waktu yang singkat. Namun, teman-teman memberi dukungan dan terbukti berhasil. Saya main santai, nggak tegang, dan bersyukur bisa mengontrol emosi," sahut Malik.

Wah, salut buat grup marching band dari Sabda Kinnara Drum Corps. Semoga ke depan lebih banyak orang yang kenal ya, biar tawaran "manggung" juga semakin berdatangan! Eits, tapi kuliah jangan dikesampingkan, lo, Millens! (Nissa Aurellia Putri/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: