BerandaPasar Kreatif
Jumat, 6 Mei 2021 08:00

Custom Gift Box, Bisnis Kekinian yang Kian Menjanjikan Jelang Lebaran

Umi (kiri) dan Okta (kanan) sedang mengemas hamper Lebaran. (Inibaru.id/ Kharisma Ghana T)

Custom gift box dan hampers, siapa sih yang gak tau kado ini? Sering muncul diberbagai postingan iklan di sosial media, inilah cerita salah satu pemilik bisnis gift box dan hampers!

Inibaru.id - Rasa nggak puas dan pernah kebingungan saat ingin memberi kado untuk temannya justru membuat Tenti Lidiyasari menemukan ide bisnis baru, yakni pembuatan customized gift box. Dirintis sejak 2019 bersama dua sahabatnya, Umi dan Okta, usaha yang diberi nama Oalaa Gifts itu kini mulai menangguk keuntungan.

Tenti, begitu dia biasa disapa, adalah lulusan sarjana di salah satu perguruan tinggi di Kota Semarang. Semula, dia nggak menyangka bakal memiliki usaha gift box yang mampu menopang hidupnya saat ini.

Kejadian bermula ketika Tenti kebingungan memikirkan kado seperti apa yang pengin dia berikan ke temannya yang kala itu berulang tahun. Dia pengin mengemas kado tersebut dalam bentuk hamper. Maka, perempuan asal Tegal itu pun pergi ke supermarket dan membeli sejumlah barang.

“Saya beli dua hijab, kotak kado, dan paper bag," kenang Tenti. "Tapi, (saat memilih barang) perpaduan warnanya kok kurang pas dan pilihannya terlalu sedikit.”

Nah, dari ketidakpuasan itulah tercetus ide untuk membuat gift box yang customized. Dari situ, Tenti mulai berpikir untuk menjualnya. Dia pun mengajak Umi dan Okta, dua sahabat yang dikenalnya sejak duduk di bangku SMK. Kebetulan keduanya juga kuliah di perguruan tinggi yang sama dengan Tenti.

Dari ketidaksengajaan, ide segar pun mulai bermunculan. Dengan modal awal Rp 250 ribu per orang, mereka pun mulai merintis bisnis kreatif ini dengan jenama “Oalaa Gifts”. Bisnis utamanya adalah menyediakan hadiah yang sangat personal dengan balutan seni dan kreativitas.

Lebaran dan Bisnis di Tengah Pandemi

Paket hampers lebaran Oalaa gifts. (Inibaru.id/Kharisma Ghana T)

Oalaa Gifts mempunyai banyak referensi untuk isi kadonya, mulai dari mug custom, hijab, paket sarung dan baju koko, sajadah, mukena, hingga boneka teddy bear. Namun demikian, mereka nggak membatasi apabila ada pembeli yang pengin rekues barang atau tambahan lain.

Tenti mengungkapkan, harga yang cukup terjangkau menjadi keunggulan dari Oalaa Gifts. Jadi, tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam, dia menjanjikan para pelanggannya akan memperoleh kado yang spesial dengan isi yang nggak kaleng-kaleng.

“Pasar kami menengah ke bawah dengan kisaran harga dari Rp 24.900 sampai Rp 160 ribu. Kemudian, untuk yang customized, kami cukup menyesuaikan harga barang dan biaya jasa saja,” terang Tenti.

Dia menambahkan, kado yang tersedia di Oalaa Gifts cukup beragam, mulai dari kado ultah, wisuda, sampai pernikahan. Pada momen tertentu, pihaknya juga menyediakan hamper atau gift box spesial, misalnya saat ini adalah untuk Ramadan atau Lebaran.

Hamper untuk Lebaran ala Oalaa Gifts tahun ini berupa penganan kecil untuk tamu yang biasa disajikan pada Hari H Idulfitri. Jajanan itu antara lain choco ball, kacang bali, kacang koro, permen, nastar, kukis, dan kurma.

Di tengah pandemi Covid-19 yang membuat orang-orang dilarang mudik atau bepergian, Tenti pun menawarkan bingkisan Lebaran yang bisa dipesan di Oalaa Gifts miliknya.

"Kami memberikan solusi bagi customer untuk tetap merasakan kehangatan Lebaran bersama keluarga meski nggak bisa berkumpul dengan cara berkirim bingkisan," kata gadis 22 tahun tersebut, promosi.

Optimasi Medsos dan Marketplace

Ilustrasi: Dengan strategi marketing yang oke, hamper bisa menjadi bisnis yang menjanjikan di tengah pandemi. (Inibaru.id/ Audrian F)

Untuk ukuran bisnis yang baru dirilis dua tahun silam, bisa dibilang Oalaa Gifts cukup ngena di hati para pelanggannya. Selain produk yang bagus dengan harga yang bersahabat, Tenti dan kawan-kawan memang selalu berusaha mencoba membangun branding yang unik.

“Kami punya akun Instagram untuk nge-branding Oalaa Gifts, yang kami desain sebagus mungkin biar pada tertarik beli," terang Tenti terkait optimasi media sosial yang mereka lakukan untuk penjualan Oalaa Gitfs. "Kami juga sering upload video di Tiktok. Terus, kami juga rajin promo dan kasih giveaway."

Selain via medsos, Oalaa Gifts juga memiliki toko offline yang "numpang" di tempat Okta, yang memang memiliki toko fisik. Tempat itu juga sekaligus menjadi markas untuk mereka berjualan, kendati selama pandemi mereka sangat membatasi diri sehingga lebih banyak berjualan di beberapa marketplace.

Selama menjalani bisnis pembuatan gift box spesial ini, Tenti mengaku senang. Dia merasa bahagia saat berhasil mengabulkan permintaan khusus para pelanggannya itu.

“Suka saja, karena turut andil dalam momen bahagia pembeli. Saya juga enjoy karena menjalani bisnis bareng sahabat; bisa ngobrol dan ketawa terus!” seru Tenti dengan raut muka semringah.

Wah, menarik ya! Kita memang nggak pernah tahu kapan dan dengan cara apa sebuah ide bisnis muncul. Namun, kesiapan dan keinginanlah yang bakal jadi kunci, apakah ide itu bakal terlewat begitu saja atau menjadi bisnis yang akan mengubah hidup kita di masa depan. Betul begitu, Tenti? (Kharisma Ghana T/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: