BerandaKulinary
Kamis, 25 Okt 2017 04:59

Terkenang Anging Mamiri dari Mamink Daeng Tata

Kuliner Makassar di warung makan Mamink Daeng Tata (Ade Rachma Unzilla/Citizen Journalist Academy-Energi Muda Pertamina)

Dari satu tempat makan di Jakarta muncullah kenangan akan Anging Mamiri dan penganan Makassar.

Inibaru.id – Makassar di Provinsi Sulawesi Selatan memiliki begitu banyak eksotika. Salah satunya lagu daerah tersebut yang sangat populer, yaitu “Anging Mamiri”.  Wajar saja, Makassar sering pula disebut Kota Anging Mamiri.

Kenapa? Menurut Ade Rachma Unzilla, seorang Citizen Journalist Academy-Energi Muda Pertamina, yang dilansir Liputan6 (25/10/2017), sebutan itu tak lepas dari sebuah lagu tradisional Bugis yang mengisahkan seorang gadis yang merindukan kekasihnya. Kerinduan itu disampaikan ke angin yang berhembus agar sampai ke pujaan hati.

Baca juga: Kelezatan Bakso dan Kelapa Muda dalam Satu Mangkuk

Makassar juga lekat dengan kuliner khas dengan citarasa rempah-rempah yang menyengat. Dewasa ini kuliner khas Makassar tak hanya tersedia di kota aslinya, namun sudah tersebar di berbagai daerah, termasuk Jakarta.

Di Jakarta, menikmati kuliner khas Makassar bukan lagi perkara sulit. Kita bisa menemukannya di Mamink Daeng Tata. Rumah makan yang berada di Jalan Tebet Utara 1 No.77, Jakarta Selatan ini menghidangkan berbagai menu khas Makassar yang mampu menggoyang lidah.

Bukan menu Coto Makassar yang menjadi andalan di rumah makan tersebut. Lalu apa? “Tata Ribs”-lah yang menjadi andalannya. Tulang iga yang memiliki daging superempuk ini dilumuri bumbu kacang dan kecap. Yang spesial, tulang iga ini berukuran cukup besar sehingga sangat cocok untuk dinikmati bersama.

Dengan porsi yang cukup besar, bukan berarti harganya menjadi mahal. Harga yang dipatok untuk menu yang berada di Mamink Daeng Tata adalah Rp 25.000 – Rp 60.000. Jika ingin menikmati satu paket Tata Ribs beserta nasi dan kuah khas Makassar, maka cukup keluarkan 50.000 rupiah saja. Harga yang dipatok sebanding dengan porsi yang cukup besar, kan?

Baca juga: Hidangan Unik dan Enak Khas Batak

Selain makanan, tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi Es Mamink. Minuman yang menjadi favorit ini adalah campuran Es Pisang Ijo dan Es Palabutung. Tampilannya menjadi menarik karena perpaduan pisang, bubur sumsum putih, dan sirup merah.

Makanan dan minuman menarik inilah yang memikat pelanggan mengunjungi Mamink Daeng Tata, selain harganya yang terjangkau. Rumah makan ini selalu penuh di saat jam makan siang dan makan malam. Kerinduan pada Makassar niscaya terobati di sini. (EBC/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: