BerandaKulinary
Sabtu, 22 Apr 2022 18:15

Sego Ndoreng Khas Demak, Sajian Kaum Jelata Penggugah Selera

Sego ndoreng yang sederhana dengan rasa yang luar biasa. (Sonora)

Kuliner khas dari Kabupaten Demak, Jawa Tengah ini mirip dengan nasi pecel. Nah, sego ndoreng sering dianggap sebagai makanan untuk rakyat jelata. Apa ya alasannya?

Inibaru.id – Di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, ada penganan khas yang dikenal sebagai makanan rakyat jelata bernama sego ndoreng. Kuliner ini spesial karena biasa disuguhkan saat perayaan Megengan. Itu lo, tradisi umat Islam dalam menyambut kedatangan bulan Ramadan yang diadakan di Alun-Alun Kota Demak.

Pada momen itu, sego ndoreng pasti dicari oleh masyarakat. Katanya sih, penganan ini bisa membawa keberkahan bagi siapa saja yang menyantapnya.

Kalau dilihat sekilas, sego ndoreng ini mirip dengan nasi pecel karena sama-sama berbahan dasar sayuran yang disiram bumbu kacang. Tapi, ada yang bikin sego ndoreng berbeda dari nasi pecel pada umumnya, yakni isinya.

Isi Sego ndoreng

Penjual sego ndoreng di Demak. (Kompas/Ari Widodo)

Sego ndoreng merupakan perpaduan antara urap berbagai macam sayur dengan botok khas Demak yang disiram bumbu kacang. Uniknya, sego ndoreng ini juga diberi taburan ‘uyah goreng’ di atasnya. Uyah goreng bukannya garam yang digoreng ya, Millens, melainkan berupa olahan kelapa serundeng yang dibumbui dan disangrai tanpa minyak hingga kecokelatan.

Omong-omong, sego ndoreng disebut sebagai makanan rakyat jelata karena memang terkenal sebagai makanan yang murah meriah. Selain itu, bahan makanannya dapat diperoleh dengan mudah di kebun. Oya, biasanya sepincuk sego ndoreng bisa kamu dapatkan dengan harga Rp. 2.500. Beneran murah!

Bumbu kacang dan urap sambel yang nikmat. (Regional Kompas/Ari Widodo)<br>

Cara Membuat Sego Ndoreng

Kalau pengin membuat sego ndoreng sendiri juga bisa kok, Millens. Jadi ya, bahan utamanya adalah nasi yang dikukus. Kemudian, di atasnya diberi sayuran mlanding (petai cina), kembang turi, dan jantung pisang. Tambahkan juga rebusan daun singkong muda dan glandir (daun ubi jalar) yang sudah ditiris.

Kalau bumbu kacangnya, bisa kok kamu beli di pasar atau warung-warung. Kalau mau buat sendiri, tinggal menyangrai kacang di atas tungku. Kacang ini kemudian dihaluskan dan dicampur dengan gula merah.

Bisa kamu bayangkan kan, berbagai macam sayuran yang disiram dengan bumbu kacang dan uyah goreng di atas nasi hangat? Perpaduan rasa gurih, asin, pedas dan manis pasti terasa sangat mantap. Apalagi jika sego ndoreng ini disajikan di atas pincuk daun pisang.

Memang, semakin sulit mencari penjual sego ndoreng di Demak. Meski begitu, kalau kamu mampir ke Desa Kalikondang Kecamatan Demak Kota, pasti bisa kok menemukannya. Salah satu penjual kuliner ini yang cukup terkenal di sana adalah Mbah Tianah.

Jadi, kapan nih kita icip-icip sego ndoreng, kuliner rakyat jelata khas Demak, Millens? (Sol, Son, Kom/IB32/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: