BerandaKulinary
Sabtu, 4 Jul 2025 09:01

Sediakan Mangut Lele yang Menggoda, Warung Makan Mbok Tu Magelang Jadi Legenda

Warung Makan Mbok Tu di Magelang. (Dhani Asher)

Warung Makan Mbok Tu Magelang menyediakan aneka kuliner rumahan khas Jawa dengan harga yang terjangkau. Soal rasa, dijamin bikin puas!

Inibaru.id - Sedang di Magelang dan bingung mau wisata kuliner di mana? Kita punya rekomendasi yang legendaris nih, Millens. Namanya adalah Warung Makan Mbok Tu. Lokasinya ada di Jalan Magelang - Kopeng Kilometer 1, Sorobayan, Banyuurip, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, atau sekitar 3 km ke arah tenggara dari Alun-alun Kota Magelang.

Selain jadi jujugan warga lokal yang keroncongan, Warung makan Mbok Tu yang sudah eksis sejak 1970-an ini juga jadi jujugan banyak wisatawan lokal maupun dari luar daerah. Alasannya, di sana ada beragam menu khas masakan Jawa yang masih otentik, Millens.

Pemilik warung ini, Siti Aisyah, merupakan generasi ketiga yang mengelola usaha kuliner yang dirintis neneknya tersebut. Dia masih mempertahankan resep masakan yang dibuat neneknya dulu, termasuk dalam hal penggunaan bahan sampai cara memasak.

"Perintisnya nenek saya. Saya juga masih mempertahankan resepnya. Makanya, banyak pelanggan setia yang terus datang karena rasa masakannya nggak berubah," ucap Siti sebagaimana dinukil dari Radarmagelang, Sabtu (16/11/2024).

Menu Andalan Mangut Lele dan Ayam Goreng

Mangut lele jadi menu andalan di Warung Makan Mbok Tu. (Maya Indra Purnamasari)

Warung Makan Mbok Tu menyajikan 15 jenis menu yang memanjakan lidah mulai dari mangut lele, mangut patin, ayam goreng, hingga sayur-sayuran seperti sayur pepaya, daun pepaya, dan sayur lompong. Tak ketinggalan, ada juga gorengan, kerupuk, dan beragam camilan yang melengkapi hidangan yang tersedia.

Mangut lele menjadi menu andalan yang paling dicari di warung ini. Kuah santannya yang tidak terlalu kental memberikan rasa gurih yang khas dengan sentuhan pedas manis yang lezat. Pelanggan yang datang bisa memilih level pedas sesuai dengan selera, karena di dalam kuah mangut lele terdapat cabai merah utuh yang bisa dipilih jumlahnya sesuai dengan keinginan.

Selain itu, ayam goreng garing juga menjadi favorit banyak pelanggan karena punya rasa gurih dengan bumbu yang meresap sempurna ke dalam daging ayam.

Semua hidangan di sini menggunakan bahan-bahan segar dan diolah dengan cara tradisional, termasuk pemakaian kayu bakar dalam memasak yang memberi aroma dan cita rasa khas pada setiap sajian.

Harga Terjangkau, Tempat Nyaman

Warung Makan Mbok Tu masih sederhana. (Google Street View)

Salah satu hal yang membuat Warung Makan Mbok Tu tetap digemari adalah harganya yang sangat terjangkau. Mulai dari Rp 15.000, pengunjung sudah bisa menikmati hidangan lengkap yang menggugah selera.

Meski warungnya buka pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB, ada baiknya kamu cermat untuk memilih waktu datang ke warung ini karena sejak pukul 14.00 WIB, biasanya sudah banyak pilihan menu yang berkurang.

Tapi, kalau kamu datang pas jam makan siang, biasanya bakal penuh sesak, Millens. Jadi, nggak ada salahnya kok datang sebelum waktu tersebut agar bisa memilih menu makanan yang pengin dicoba. Setuju? (Arie Widodo)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: