BerandaKulinary
Rabu, 7 Mei 2019 15:21

Menjelang Berbuka, Bikin Kepok Ketan Khas Banyumas, yuk!

Kepok ketan. (Resepnusantara)

Beras ketan, garam, dan gula merah, dengan bahan-bahan yang sederhana, kepok ketan dibuat. Makanan khas Kabupaten Banyumas ini pun bisa menjadi "teman" membatalkan puasa. Seperti apa cara bikinnya?

Inibaru.id – Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu puasa. Sebagian orang lebih suka menghabiskan waktu dengan membaca buku, menonton kajian, hingga menyiapkan makanan untuk berbuka.

Bagi kamu yang suka bereksperimen, nggak ada salahnya mencoba resep-resep baru. Ada begitu banyak kuliner nusantara yang menggugah selera, salah satunya kepok ketan dari Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kepok ketan dengan serundeng. (Cookpad)

Kepok ketan memiliki rasa yang manis dan gurih. Lantaran terbuat dari beras ketan, makanan ini bisa jadi pengganjal perut. Selain enak, makanan ini pun relatif mudah dibikin, lo. Berikut cara membuat kepok ketan.

Bahan:

  • Beras ketan 400 gram
  • Air 200 mililiter
  • Kelapa parut
  • Gula merah
  • Garam 1 sendok teh

Cara Membuat:

  1. Sebelum mengukusnya selama sekitar 15 menit, cuci dulu beras ketan hingga bersih, lalu sisihkan.
  2. Siapkan air dalam panci dan taburkan garam ke dalamnya, tunggu hingga mendidih. Setelah mendidih, masukkan beras ketan ke panci.
  3. Jika air sudah terserap dalam beras ketan, kukus beras selama 30 menit dan angkat. Bentuk beras ketan menjadi bulatan-bulatan.
  4. Supaya menambah rasa, taburkan gula merah dan kelapa parut di atasnya.

Kepok ketan biasa disantap bersama mendoan. (Grid.id)

Di Banyumas, kepok ketan biasanya disantap bersama mendoan. Jadi, setelah makanan ini selesai dibuat, kamu bisa menggoreng tempe supaya makanmu makin nikmat.

Yang penting, jangan makan berlebihan ya. Atur jedanya supaya nggak kekenyangan, lalu jadi ngantuk dan malas tarawih! He-he. (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: