BerandaKulinary
Minggu, 26 Okt 2019 17:24

Roti Pisang, Produk Favorit di Toko Djoen yang Perlu Kamu Cicipi

Roti Pisang di Roti Djoen. (Twitter/asbonbon)

Roti pisang, siapa yang nggak menyukainya? Di Toko Djoen, roti pisangnya nggak kalah enak. Produk yang diluncurkan pada 1959 itu masih bisa kamu nikmati hingga kini.

Inibaru.id – Tidak seperti kebanyakan toko roti di Yogyakarta yang telah dasaran sejak pagi, Toko Roti Djoen baru buka saat matahari telah berada di atas kepala. Bukan lantaran pemiliknya malas, tapi produksi kue dan roti di bakery legendaris di Yogyakarta itu memang baru kelar menjelang siang.

Semua produk di toko ini nggak menggunakan bahan pengawet. Maka, untuk menjaga kesegaran roti dan kue, mereka membuatnya tiap hari dan biasanya baru selesai menjelang pukul 12.00 WIB. Toko Djoen biasanya bakal buka hingga pukul 20.00 WIB.

Berbeda dengan bakery modern, Toko Djoen masih menggunakan peranti lawas yang cukup terawat, mulai loyang berbahan besi hingga tungku pemanggang yang masih berbahan bakar kayu, meski kini mereka nggak lagi menggunakan kayu bakar.

Dapur di Toko Djoen. (Nationalgeographic.grid/Sigit Pamungkas)

Salah satu produk yang kamu perlu cicipi adalah roti pisang, salah satu andalan di Toko Djoen. Roti itu diluncurkan pada 1959, tepat setelah Haryono Waluyojati (Tan Ing Hwat), generasi kedua Toko Djoen, menikah dengan Hoo Ren Pin.

Roti pisang merupakan salah satu jajanan Hoo Ren Pin sebelum menikah. Sebelum itu, dalam sebuah wawancara dengan sebuah media daring, Toko Djoen yang didirikan Tan Qian Ngau sekitar 1930-an cuma punya roti gula Jawa, roti sobek, dan roti rol.

Saat ini, Toko Djoen dipegang generasi keempat, Hartina. Roti di toko tersebut memang begitu khas, laiknya kebanyakan roti zadul. Karena nggak menggunakan pengembang kecuali ragi, roti di Toko Djoen nggak terlalu mengembang. Namun, ini juga membuatmu lebih kenyang.

Roti pisang di Toko Djoen. (Brilio/Agib Tanjung)

Tertarik mencicipi roti pisang di sana? Silakan bertandang dan buktikan sendiri rasanya! (IB20/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: