BerandaKulinary
Senin, 3 Feb 2019 17:00

Pulen dan Elastis, Inilah Beras yang Cocok Untuk Sushi

Nasi sushi. (Fountainavenuekitchen)

Salah satu eleman penting dalam sushi adalah nasi. Namun nggak semua jenis beras bisa diolah dan cocok untuk sushi. Nasi yang pulen dan elastis merupakan nasi yang paling pas.

Inibaru.id - Kamu pengin belajar bikin sushi? Ada baiknya kamu tahu apa jenis beras yang cocok untuk nasi sushi. Kriteria nasi untuk sushi biasanya memiliki butiran yang lebih besar dibanding nasi biasa yang sifatnya elastis namun nggak terlalu lengket.

https://ak6.picdn.net/shutterstock/videos/31539946/thumb/4.jpg

Beras Jepang. (Shutterstock)

Seorang chef pembuat sushi, Toar Christopher Palit menyatakan bahwa jenis beras yang biasa ia pakai adalah short grain atau medium grain. Maksudnya adalah butiran beras yang pendek atau sedang, bukan panjang seperti beras basmati.

Kalau di Jepang, beras seperti itu bernama koshihikari. Namun menurut Asosiasi Kritikus Sushi Jepang-Korea justru varietas beras dari Korea, yakni hobumu dan shindonjin lebih baik skornya ketimbang koshihikari. Sayangnya baik beras Jepang maupun Korea harganya pasti mahal kan, Millens?

https://img.taste.com.au/3mYHXsD_/taste/2016/11/sushi-for-kids-81300-1.jpeg

Sushi. (Taste)

Tenang, kamu tetap bisa bikin sushi menggunakan beras lokal, yaitu menthik dan rojolele. Tekstur kedua jenis beras tersebut cocok untuk dibuat menjadi sushi karena pulen, lembut, dan lengket. Cara lain adalah dengan mencampurkan beras lokal dan beras ketan dengan perbandingan 10:1.

Setelah kamu mendapatkan beras yang tepat, masak beras itu dengan air dan kombu (sejenis ganggang) seperti biasa. Kemudian, tuang nasi pada wadah dan masukkan sushi vinegar yang terdiri dari campuran cuka beras, gula, dan garam. Aduk rata sambil dikipas-kipas ya

http://4.bp.blogspot.com/-gIDr2CNNM1A/UX4cAD87NmI/AAAAAAAAAaE/aKuvcC5tTJk/s1600/Sushi+Hangiri+with+Rice.JPG

Nasi siap dibuat sushi. (ganbattesushi.blogspot)

Setelah dingin, kamu boleh mulai membuat sushi dengan sepenuh hati. Hm, makanan yang lahir dari tangan sendiri, pastilah terasa nikmat. Betul nggak, Millens? (IB20/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: