BerandaKulinary
Rabu, 7 Mei 2019 17:22

Nggak Hanya Nasi, Jenang pun Bisa Menjadi Teman Menyantap Pecel

Jenang pecel. (Jatenglive)

Pecel biasanya disantap dengan nasi atau lontong. Namun, di Kabupaten Boyolali, kamu bakal menemukan makanan ini dikombinasikan dengan bumbur sumsum. Ya, masyarakat Boyolali menyebutnya jenang pecel. Seperti apa sensasi menyantap makanan ini? Yuk, kulik!

Inibaru.id – Pecel menjadi salah satu makanan yang kerap dipilih untuk sarapan atau makan malam. Supaya kenyang, nasi atau lontong kerap menjadi pendamping makanan ini.

Selain lontong dan nasi, pecel pun ternyata bisa dinikmati dengan karbohidrat lain. Di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, kamu akan menemukan pecel yang disantap bersama jenang. Hah?

Yap, kamu nggak salah baca, kok. Jenang yang dimaksud dalam makanan ini adalah bubur sumsum. Teksturnya yang lembut dan lumer berpadu dengan pecel menghasilkan pengalaman unik di mulut.

Jenang pecel biasanya disajikan dengan daun pisang yang dipincuk. Supaya makin lahap, jangan pula tinggalkan lauk lain seperti tempe goreng.

https://putratravel.net/wp-content/uploads/2018/12/Jenang-Pecel.jpg

Jenang pecel menjadi kuliner yang kini jarang dijumpai di Boyolali. (Putratravel)

Rasanya? Seperti menyantap bubur yang lembut, tapi pedas. Seporsi jenang pecel dijual seharga Rp 7.000. Terjangkau, kan? Sayang, kini agak sulit menemukan kuliner ini. Kalau mau menyantapnya, cobalah cari di pasar tradisional atau bikin sendiri. Agak ribet tapi perlu dicoba, apalagi kalau kamu suka masak.

Yuk, siapkan dulu bahan-bahannya, Millens! Buat buka puasa juga oke kayaknya! (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: