BerandaKulinary
Sabtu, 8 Mar 2019 10:00

Menyoal Waktu dan Cara Makan Pempek oleh Orang-Orang Palembang

Pempek telur kecil di Kedai Tekwan Takeone. (Inibaru.id/ Annisa Dewi)

Nggak cuma jadi ikon kuliner, pempek benar-benar lekat dalam keseharian masyarakat Palembang. Warga setempat juga punya cara unik dalam memakannya.

Inibaru.id – Nggak hanya pelancong yang kudu menyantap pempek saat di Palembang. Bagi warga setempat, menikmati pempek sudah menjadi kebiasaan, bahkan keharusan. Tiada hari tanpa pempek. Begitu barangkali ungkapan yang tepat. Fakta ini diungkap orang asli Palembang yang kini berjualan pempek di Semarang, Rosmalawaty.

“Pempek kalau di Palembang itu udah ciri khas betul. Mau pagi, sore, malem, ada pempek terus,” kata perempuan yang kerap dipanggil Mala itu. Nggak heran kalau banyak kedai pempek yang buka tanpa patokan waktu, Millens.

Mala menambahkan, pempek dan tekwan juga sudah menjadi hidangan wajib saat Lebaran. Posisi pempek di sini sudah seperti opor ayam di Jawa.

“Lebaran pasti itu, (ada) pempek dan tekwan dihidangkan orang-orang asli sana. Tapi kalau orang-orang  pendatang itu ya nggak ada. Paling kue seperti biasa,” ujar perempuan 56 tahun ini.

Jenis pempek yang disukai pun berbeda. Saat mengatakan pempek, orang Palembang akan langsung mengasosiasikannya dengan pempek adaan. Ini berbeda dengan warga non-Palembang yang mengidentikkan pempek dengan bentuk kapal selam.

Oiya, warga Palembang juga punya cara tersendiri untuk memakan pempek, lo. Bila lazimnya orang makan pempek dengan mencocok pempek ke cuka, di Palembang berbeda. Mereka nggak segan-segan menyeruput cuka itu, Millens.

“Orang Palembang itu (makan pempek) dicocol-hirup, cocol-hirup, ciri khasnya sana,” imbuh perempuan yang kini jadi juru masak di Kedai Tekwan Takeone.

Orang Palembang senang makan pempek dengan menyeruput cukanya. (Inibaru.id/ Annisa Dewi)

Karena penasaran, saya mencoba mengikutii cara ini saat makan pempek di Kedai Tekwan Takeone tempo hari. Saat itu, saya disuguhi pempek sekaligus mangkuk kecil yang berfungsi sebagai wadah cuka. Saya kemudian menuang cuka sedikit demi sedikit ke mangkuk.

Saya cukup tertarik mencoba menikmati pempek dengan cara yang autentik nih. Pertama, pempek saya cocol dulu ke dalam kuah cuka. Setelah pempek masuk ke mulut, saya langsung menyeruput cuka yang ada di wadah. Benar saja, rasanya beda!

Cuka yang mengguyur pempek di dalam mulut memberikan sensasi dan rasa yang wah. Paduan rasa manis dan pedas membuat saya ketagihan. Enak!

Kebiasaan ini saya anjurkan dipakai saat memakan pempek kapal selam, lenjer, dan kulit yang rasanya lumayan datar.  Jadi, saat makan pempek-pempek itu, lidahmu termanjakan dengan rasa cuka yang bercampur dengan pempek.

Asyik buat dicoba, nih! (Ida Fitriyah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: