BerandaKulinary
Senin, 7 Apr 2019 09:00

Menikmati Gurih dan Lezatnya Sego Jangkrik khas Kudus

Sego jangkrik biasanya dibungkus daun jati. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Kudus punya banyak makanan khas yang bisa kamu cicipi. Nggak hanya lentog tanjung atau garang asem, ada pula sego jangkrik yang sangat khas dari Kudus.

Inibaru.id – Ditinjau dari sejarah Islam, berdirinya Kudus nggak terlepas dari sosok Sunan Kudus. Selain mendirikan Negeri Kudus, sosok ini juga secara langsung maupun nggak langsung menciptakan budaya-budaya Kudus di bidang tradisi maupun kuliner.

Nah, seperti orang pada umumnya, Sunan Kudus juga punya makanan kesukaan, salah satunya adalah sego jangkrik. Hingga sekarang, makanan ini masih akrab di lidah warga Kudus dan sekitarnya.

Saban Buka Luwur Makam Sunan Kudus, pasti ada pembagian sego jangkrik kepada warga yang berkunjung. Setiap saat itu pula, warga tumpah ruah mengantre nasi bungkus ini. Sebagian masyarakat percaya, sego jangkrik dari buka luwur itu memiliki keberkahan.

Sego jangkrik menggunakan daging kerbau sesuai dengan kebiasaan masyarakat Kudus yang lebih familiar dengan daging kerbau dibanding daging sapi. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Eits, tapi jangan harap kamu menemukan jangkrik dalam makanan ini, ya, Millens. Nama masakannya boleh saja sego jangkrik, tapi daging yang digunakan adalah daging kerbau.

Jangan heran juga mengapa daging kerbau karena masyarakat Kudus memang lebih familiar dengan daging kerbau dibanding daging sapi. Ini berkait dengan imbauan yang dikeluarkan Sunan Kudus kala itu yang melarang pengikutnya menyembelih sapi sebagai bentuk penghormatan kepada pemeluk Hindu. Imbauan itu pun masih berlangsung hingga sekarang.

Nah, daging kerbau tadi akan dimasak dengan rempah-rempah tertentu seperti bawang putih, bawang merah, kencur, dan cabai. Hal ini seperti yang diungkapkan salah seorang pembuat sego jangkrik Yulistiyani.

“(Bumbu) digoongso, dagingnya direbus, terus nanti dikasih santan,” ujar Lis di sela-sela berjualan pada acara Festival Kuliner Tradisional dalam rangka Ta’sis Masjid Al-Aqsha Menara Kudus, Minggu (24/3/2019).

Selain daging kerbau, sayur jangkrik itu juga dicampur dengan potongan kol yang agak besar dan bahan lain seperti tahu. Setelah itu, sayur jangkrik tadi dibubuhkan di atas nasi kemudian dibungkus dengan daun jati yang menjadi ciri khas nasi ini.

Sego jangkrik dibungkus dengan daun jati. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Karena dibungkus daun jati, sego jangkrik terasa lebih sedap. Daging kerbau yang dimasak juga empuk. Rasa sayurnya pedas plus gurih lantaran tambahan santan di dalamnya. Kendati terdiri atas paduan santan dan daging kerbau, sego jangkring nggak mblenger seperti saat kamu makan gulai kambing, kok, Millens. Namun, ini balik lagi ke selera pembuatnya, sih.

Hingga kini, masyarakat Kudus terlebih yang tinggal di sekitar Menara masih familiar dengan masakan ini. Selain saat Buka Luwur, masakan ini juga sering ditemui saat acara syukuran sebelum pernikahan atau ada hajat tertentu.

Namun, sego jangkrik sangat jarang ditemui di warung-warung makan di Kudus. So, kalau kamu pengin mencicipi masakan ini, kamu perlu menunggu saat Buka Luwur tiba atau beli di sekitar Jalan Sunan Kudus dan Jalan Niti Semito. Gimana, tertarik mencoba? (Ida Fitriyah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: