BerandaKulinary
Minggu, 11 Jan 2020 10:09

Meneguk Cita Rasa Kekinian dari Segelas Es Cendol Milenial

Minuman tradisional dengan rasa kekinian. (Inibaru.id/ Dyana Ulfach)

Musim hujan memang paling cocok minum yang hanget-hangat. Tapi nggak ada salahnya incip-incip minuman tradisional yang kekinian yang dingin ini.

Inibaru.id – Sore itu hujan cukup deras mengguyur Ungaran. Dalam perjalanan saya mencari tempat berteduh, saya melihat sebuah kedai berwarna kuning. Bertuliskan Cendol Milenial, kedai ini menarik perhatian saya untuk sekadar mampir dan berteduh di Warung Nasi Ayam Yu Suti. Iya, kedai ini berada tepat di depan warung yang terletak di Jalan S. Parman Ungaran ini.

Sembari berteduh dan menunggu hujan reda, saya memesan menu unggulan Cendol Milenial untuk menemani kesunyian saya. Tentu saja saya memesan varian cendol yang menjadi menu favorit di kedai ini. Nggak hanya es cendol, saya juga memesan cheese cream rasa green tea.

Meski hujan, kedai tetap buka untuk kamu cendol mania. (Inibaru.id/ Dyana Ulfach)

Setelah menunggu beberapa menit, pesanan saya pun selesai dibuat. Berbeda dengan cendol pada umumnya, cendol yang satu ini nggak menggunakan santan lo. Dengan menggunakan susu, es cendol ini nggak seret di tenggorokan.

Saat kali pertama saya meneguk es Cendol Milenial, ada sedikit sensasi rasa kopi dan thai tea yang dicampur menjadi satu. Manis, menjadi kata yang tepat untuk menggambarkan rasanya. Sesuai namanya, es cendol ini memang dibuat dengan cita rasa milenial. Maksudnya lebih kekinian dan berbeda dengan cendol pada umumnya. He

Cendol yang biasanya berwarna hijau pun dibuat berwarna cokelat. Tapi tenang, bahan pembuatannya masih sama kok. Tekstur si cendol yang kenyal, lembut, dan cukup manis menambah kenikmatan es Cendol Milenial ini. Meskipun tekstur tepung hunkwe masih cukup terasa, tapi nggak mengurangi kesegarannya kok.

Mencicipi cheese cream rasa green tea yang bikin meleleh. (Inibaru.id/ Dyana Ulfach)

Nggak lupa, saya juga mencicipi cheese cream rasa grean tea yang sudah saya pesan. Sebagai pencinta green tea, aroma dan rasa green tea-nya terasa sekali. Jujur, saya nggak terlalu suka keju, tapi perpaduan keju dan green tea ini nggak bikin enek. Gurihnya keju sangat terasa di lidah. Saat ditelan, rasa teh hijaunya kuat sekali. Meski begitu, berasa lumer di dalam.

O ya, selain varian yang saya cicipi, ada juga lo varian es cendol yang lain seperti cendol choco, matca, red velvet, taro, advocado, dan kopi klasik buat kamu yang nggak bisa hidup tanpa ngopi.

Saya cukup merogoh kantong sebanyak Rp10.000 untuk es cendol, dan Rp15.000 untuk cheese cream. Hanya dengan menambah Rp3000, saya bisa menambahkan topping seperti keju, oreo, silver queen, regal, gula merah, atau m2m ke dalam segelas es yang saya beli. Cukup worth it untuk segelas cendol dengan taste kekinian.

Cendol Milenial, selalu ada tegukan untuk dikenang. (Inibaru.id/ Dyana Ulfach)

Hm, karena pilihan varian yang ditawarkan banyak, akhirnya saya kembali memesan dua gelas es cendol untuk menemani kegabutan saya di rumah. Kali ini saya memesan cendol red velvet dan cendol choco dengan topping oreo.

Kedai ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 – 20.00 WIB ya, Millens. Penasaran kan rasanya seperti apa? Yuk langsung cus! Asal kalau ke sini jangan pada hari Kamis dan hari libur nasional ya. Kedai tutup! (Dyana Ulfach/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: