BerandaKulinary
Jumat, 17 Mei 2018 15:23

Memburu Kurma sembari Jalan Sore di Kampung Arab Semarang

Berburu kurma di Kampung Arab Semarang. (Inibaru.id/Hayyina Hilal)

Puasa Ramadan nggak lengkap rasanya kalau belum buka atau sahur Ramadan tiba! Sudahkah kamu menyediakan buah kurma sebagai hidangan buka puasa? Kalau belum, ikut berburu kurma di Kampung Arab Semarang, yuk!

Inibaru.id – Akhirnya, tiba juga di bulan puasa yang penuh berkah. Selamat datang, Ramadan! Nah, bicara tentang Ramadan, Indonesia merupakan salah satu negara yang selalu menyambut bulan tersebut begitu meriah. Banyak tradisi digelar untuk menyambutnya. Pelbagai kuliner khas Ramadan diburu masyarakat, salah satunya adalah buah kurma.

Di Semarang, Jawa Tengah, ada satu kampung yang acap dijadikan referensi masyarakat untuk berburu penganan bercita rasa legit itu. Namanya adalah Kampung Arab yang berada di wilayah Kauman. Di sana kamu bisa menemukan pelbagai jenis kurma yang kamu inginkan. Harganya pun relatif murah dan cenderung minim penipuan.

Kurma Madinah di toko Marwah Gift. (Inibaru.id/Hayyina Hilal)

Buah kurma memang menjadi salah satu penganan berbuka puasa yang paling banyak diminati masyarakat. Selain baik bagi kesehatan, kaum Muslim meyakini bahwa mengonsumsi buah yang tumbuh dengan baik di daerah bersuhu panas itu tiap sahur dan buka bisa mendatangkan pahala.

Berburu kurma di Kauman paling menyenangkan pada sore hari. Hampir tiap Ramadan saya menyempatkan diri berburu ke sana, nggak terkecuali tahun ini. Sehari sebelum Ramadan, kebetulan saya ke Kauman sekalian jalan-jalan menyusuri daerah yang berlokasi nggak terlalu jauh dari Kampung Pecinan dan Kota Lama tersebut.

Saya sempat bingung memilih toko mana yang pengin saya masuki. Namun, pilihan saya akhirnya jatuh pada salah satu toko bernama Marwah Gift.

Suasana di dalam toko Marwah Gift. (Inibaru.id/Hayyina Hilal)

Toko tersebut berada di Jalan Kauman No 8 atau tepat di di samping kanan masjid tertua di Semarang, yakni Masjid Agung Kauman Johar. Berbagai jenis kurma tersedia di sana. Dari rasa, ukuran, hingga tekstur yang bervariasi mereka jual.

Hariyanti, salah seorang staf penjualan Marwa Gift mengklaim, koleksi kurma di tempatnya bisa dibilang yang paling lengkap di Semarang.

“Kami punya kurma madinah, kurma mesir, hingga kurma dubai,” akunya.

Salah satu pegawai toko menimbang kurma untuk pelanggannya. (Inibaru.id/Hayyina Hilal)

Dari berbagai jenis kurma di Marwah Gift, saya tertarik untuk memilih kurma madinah dan mesir. Melihat teksturnya, kurma madinah lebih padat dan kering, sementara kurma mesir bertekstur kenyal dan sedikit lembab. Namun, kedua kurma tersebut tetap memiliki rasa legit yang begitu enak di mulut, kok.

Sebelum membeli, saya sempat dipersilakan mencicipi kurma-kurma tersebut. Yang menarik, kamu disarankan untuk nggak membuang biji kurma sembarangan. Toko yang didirikan pasangan suami-istri Hamzah Musawah dan Zaikiyah itu sengaja menyediakan tempat khusus untuk biji kurma yang pengunjung makan.

Tempat khusus biji kurma. (Inibaru.id/Hayyina Hilal)

Kurma madinah yang saya beli dihargai Rp 70 ribu per kilogram, sedangkan kurma mesir dibanderol Rp 50 ribu per kilogram. Sementara, untuk kurma dubai, kamu cukup mengeluarkan biaya Rp 20 ribu per kilogram.

Selain kurma, Marwah Gift juga menjual pelbagai penganan dan bahan makanan "Arab" seperti kismis (raisin), cokelat salwa, kacang arab, kacang almond, hingga kacang fustuk (pistachio). Tiap kilogram kismis dihargai Rp 80 ribu, sedangkan coklat salwa Rp 150 ribu. Sementara, kacang arab dibanderol Rp 70 ribu, almond Rp 245 ribu, dan fustuk Rp 250 ribu.

Nggak hanya penganan dan bahan makanan, toko yang buka sejak 1993 itu juga menyediakan peralatan khas Timur Tengah seperti teko, termos, tasbih, hingga anaka sajadah khas Turki. Tempat tersebut juga menyediakan pelbagai ubo rampe dan oleh-oleh umroh atau haji di sini, mulai kain ihram, sabuk haji, mukena, hingga air zam-zam. Komplet!

Gimana, Millens, memungkinkan untuk jadi agenda ngabuburitmu nggak? Datangnya sore saja, biar bisa icip-icip begitu tiba waktu berbuka puasa. Ha-ha. Selamat menjalani puasa Ramadan! (Hayyina Hilal/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: