BerandaKulinary
Sabtu, 19 Okt 2018 11:00

Es Dawet Duren Pak Amad, Penawar Dahaga di Tengah Teriknya Semarang

Semangkuk es dawet duren Pak Amad. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Di tengah teriknya Kota Semarang, ada satu minuman yang dijamin bikin dahagamu pergi.

Inibaru.id – Sobat Millens tentu sepakat kalau belakangan ini Kota Semarang sedang terik-teriknya. Bahkan ada beberapa mim yang menyebutkan bahwa letak Kota Semarang sesungguhnya berada di antara matahari dan planet Merkurius.

Hm, daripada terus mengeluh panas dan jadi emosi sendiri, saya memilih untuk mencari minuman penghilang dahaga. Eits, tentunya bukan minuman biasa. Saya memilih menyeruput Es Dawet Duren Pak Amad.

Berada di Jalan Karangsaru, Kota Semarang, nggak sulit kok untuk mencari keberadaan gerobak Es Dawet Duren Pak Amad. Lokasinya persis berada di seberang GKI Karangsaru atau di depan bekas sebuah pabrik rokok.

Perjuangan saya menembus terik dan kemacetan Kota Semarang terbayarkan oleh kesegaran dalam semangkuk es dawet duren. Dawet cendol, nangka, alpukat, dan tentunya durian dibubuhi es serut, kuah santan, dan gula jawa di atasnya. Slurrp!

Kesegaran dalam semangkuk es dawet durian. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Saya paling suka dengan dawet cendolnya. Berbeda dengan dawet biasanya, dawet cendol di Es Dawet Duren Pak Amad terbuat dari tepung tapioka dan berwarna putih. Teksturnya kenyal dan bikin semangat saat mengunyahnya.

Oya, sebenarnya ada tapai juga sebagai komposisi es dawet duren itu. Sayangnya saya datang terlambat sehingga kehabisan.

Eits, tapi nggak masalah. Butir-butir durian yang legit mampu memuaskan dahaga saya. Nggak tanggung-tanggung, lima biji durian sekaligus hadir dalam mangkuk saya. Mantap kan? Wah, membayangkannya saja sudah membuat saya ngiler.

Kalau kamu kurang suka dengan durian, kamu bisa memesan es dawet tanpa durian. Harganya Rp 10 ribu saja. Sedangkan es dawet durian bisa kamu tebus dengan merogoh kocek Rp 20 ribu.

Worth it banget kan?

Komposisi Es Dawet Durian Pak Amad. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Kalau kamu berminat juga untuk merasakan segarnya Es Dawet Duren Pak Amad, saya sarankan untuk datang lebih awal. Yap, meski buka sejak pukul 10.00 tapi hingga pukul 15.00 saja es dawet duriannya sudah nyaris ludes.

Oya, Es Dawet Duren Pak Amad libur setiap hari Jumat ya. Butuh waktu untuk istirahat dan jalan-jalan juga katanya. Ha-ha!

Setiap hari Minggu, lokasi jualannya juga pindah ke seberang jalan tuh. Jadi jangan sampai salah hari ya!

Nah, dari pada hanya mengeluh panas dan gerah, mending kamu langsung gas ke sana saja. Ha-ha! (Mayang Istnaini/E05)

 

Es Dawet Duren Pak Amad

Alamat     : Jalan Karangsaru, Kota Semarang (seberang GKI Karangsaru)

Jam buka : 10.00 WIB - habis. Buka setiap hari kecuali hari Jumat

Harga      : Rp 10.000 - Rp 20.000

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: