BerandaKulinary
Kamis, 28 Nov 2018 16:50

Gurih dan Lembutnya Ketan dalam Jadah Bakar Khas Selo Boyolali

Jadah Bakar Khas Selo Boyolali. (Boyolaliislami)

Jadah bakar merupakan salah satu kuliner khas Selo, Boyolali yang sayang untuk dilewatkan. Jadah bakar biasanya disajikan dengan serundeng yang gurih dan pedas.

Inibaru.id – Kalau kamu sering mendaki Gunung Merapi atau Gunung Merbabu lewat jalur Selo, setelah turun, jangan buru-buru buat pulang, Millens. Kecamatan yang terletak di antara dua payung Jawa itu punya kuliner khas yakni jadah bakar. Camilan satu ini juga pas disantap saat hangat di wilayah Selo yang berhawa dingin.

Nggak sulit kok menemukan menu satu ini. Kamu bisa menemukan jadah bakar di Pasar Selo. Sejumlah kios kecil yang di sepanjang jalan Kecamatan Selo juga banyak yang menjual menu tersebut.

Jadah merupakan kue tradisional yang dibuat dari ketan dan kelapa. Bahan dasarnya terdiri atas beras ketan putih dan kelapa parut. Setelah dicuci, beras ketan putih direndam selama tiga jam. Setelah itu, ketan putih tadi dicampur kelapa parut dan garam sebelum dikukus selama dua jam lebih.

Jadah bakar khas Selo ini memiliki keunikan yang membuatnya berbeda dengan jadah di tempat lain lo, Millens. Kalau biasanya jadah hanya disajikan polosan saja, jadah khas Selo dibakar dahulu sebelum disajikan. Jadah yang sudah dikukus kemudian dipotong kotak. Setelah itu, dibakar di atas tungku arang hingga mengeluarkan bercak kecoklatan atau sedikit gosong.

Nah, proses pembakaran ini juga menjadi pembeda dengan jadah bakar lain karena jadah selo terasa gurih karena dibakar di atas arang, bukan kompor gas sehingga aroma yang didapatkan pun begitu khas.

Jadah yang sudah dibakar itu kemudian disajikan dengan serundeng yakni parutan kelapa yang dimasak dengan gula jawa dan bumbu rempah lainnya.

Jadah dibakar di atas tungku arang. (jadahmbahrubi.blogspot.com)

Usai dibakar, jadah bakar ditaburi serundeng yang nggak lain adalah parutan kelapa yang dimasak dengan gula jawa dan bumbu rempah. Hmm, mantap banget! Perpaduan rasa gurih, asin, dan pedas bercampur di mulut. Apalagi jadah bakar khas Selo begitu kenyal dan lembut ketika dikunyah sehingga cocok untuk dicemil selagi hangat.

Masyarakat Boyolali biasanya menikmati jadah bakar ditemani dengan secangkir kopi hitam asli dari petani lokal. Kopi murni itu diolah secara tradisional dan tanpa bahan pengawet.

Jadah bakar dinikmati bersama secangkir kopi murni. (Jadahmbahrubi)

Untuk menikmati seporsi jadah bakar, kamu hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 1500 per biji, Millens. Kamu juga bisa membelinya untuk oleh-oleh, kok. Satu kotak jadah dihargai sekitar Rp 20 ribu dengan isi sembilan potong jadah lengkap dengan bumbu kelapa dan serundengnya. Dilansir Pegimakan.id, Jadah yang belum dibakar bisa tahan hingga lima hari jika disimpan di lemari pendingin, sedangkan serundengnya bisa bertahan hingga sebulan.

Gimana, tertarik mencoba? Langsung datang ke Selo, Boyolali, ya! (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kali Odo Semarang, Sungai yang Justru Deras saat Kemarau

7 Sep 2026

Hipdut, Perpaduan Hip-Hop dan Dangdut yang Dekat dengan Gen Z

8 Sep 2026

20 Kisah Perjuangan Bakal Diangkat Kemenbud ke Layar Lebar

9 Sep 2026

Jalan Pantura, Jalur Bersejarah yang Menjadi Urat Nadi Pulau Jawa

10 Sep 2026

Masuk Usia 17 Tahun, Warga Bakal Punya Rekening Berisi Rp50 Ribu

11 Sep 2026

First Look Film Animasi Timun Mas Dirilis, Bawa Dongeng Jawa ke Animasi Modern

12 Sep 2026

Mengulik Asal-usul Nama Pekalongan, dari Joko Bau hingga Naskah Sunda Kuno

14 Sep 2026

Purbaya Dicopot, Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru

15 Sep 2026

25.000 Tahun Lalu, Manusia Purba Sulawesi Redakan Sakit Gigi dengan Pinang

16 Sep 2026

Film Empat Musim Pertiwi Jadi Wakil Indonesia di Oscar 2027

17 Sep 2026

Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba di Tanjung Priok

18 Sep 2026

Gatot, Jajanan Gunungkidul yang Konon Berasal dari Gaplek “Gagal Total”

19 Sep 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: