BerandaKulinary
Jumat, 9 Mei 2019 17:02

Leker Gajahan, Si Kriuk yang Pas Jadi Menu Buka Puasa di Solo

Leker gajahan dengan toping pisang yang mantap. (Wonderful Solo)

Siapa bilang kalau gagal move on itu cuma karena ditinggal sama mantan terindah? Nyatanya, rasa khas dari leker yang satu ini juga bakal bikin kamu gagal move on dari pesona Solo!

Inibaru.id – Ngabuburit di Solo, sudah pasti paling enak mencicipi kuliner khasnya yang berjibun. Satu menu yang nggak boleh terlewatkan, tentu saja adalah Leker Gajahan. Nggak ada nama tanpa didahului dengan rasa. Maka, tentu ada alasan kenapa leker ini begitu dikenal di Solo.

Kendati sekilas tampak seperti jajanan murah pinggir jalan yang banyak dijual di depan SD, leker asli Solo ini beda, Millens, khususnya dari tingkat kekriukan. Kalau kamu perhatikan, topping-nya juga nggak nanggung-nanggung.

Proses pembuatan leker gajahan Bapak Fathoni yang melegenda. (Dimanaaja)

Buka mulai pukul 9 pagi, kamu dapat menemukan penjual leker yang satu ini di Jalan Padmonegoro, Gajahan, Pasar Kliwon, Surakarta.

Eits, kalau udah ketemu, jangan langsung balik kanan karena melihat antreannya yang mengular ya! Soalnya leker hits yang satu ini memang paling dicari oleh warga setempat, khususnya menjelang buka puasa. Jadi, kamu bisa datang lebih dulu untuk menghindari antrean yang panjang, atau bersabarlah! Ha-ha.

Api yang digunakan untuk memasak leker gajahan ini berasal dari bara arang, jadi ada sensasi rasa uniknya tersendiri. (Wonderful Solo)

Harga untuk leker gajahan berkisar dari Rp 5.000 hingga Rp 8.000 ribu. Dengan harga segitu, kamu bisa milih toping sesuai selera. Kamu bisa milih keju, pisang, dan meises.

Nah, kalau kamu penasaran dengan leker ini, langsung saja ke Gajahan dan rasakan sendiri, apa sih keistimewaan dari leker tersebut! (IB23/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: