BerandaKulinary
Minggu, 14 Okt 2023 13:28

Kesegaran Teh Tiamo Hanya Bisa Kamu Cicipi di Sokowolu, Getasan

Ilustrasi: Teh Tiamo khas Dusun Sokowolu, Desa Tajuk, Getasan, Kabupaten Semarang. (Siloamhospitals)

Teh tiamo hanya bisa ditemui di Dusun Sokowolu, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Warnanya kuning kehijauan dan biasanya disajikan tanpa gula. Seperti apa ya rasa dari teh ini?

Inibaru.id – Selain dikenal sebagai penggila kopi, masyarakat Indonesia juga menggemari teh. Bahkan, di Nusantara ada cukup banyak varian teh tradisional yang menarik. Salah satunya adalah teh tiamo yang bisa kamu temui di Dusun Sokowolu, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Teh tiamo punya ciri khas unik yaitu rasa yang sepet dan warna hijau kekuningan Ini tentu cukup kontras dengan teh-teh tradisional lainnya yang biasanya berwarna merah gelap. Selain itu, teh ini juga biasanya dikonsumsi tanpa gula, berbeda dengan teh-teh lain yang biasanya diberi tambahan gula cukup banyak.

“Memang ada warga yang suka minum teh tiamo dengan gula. Tapi, kebanyakan warga Sokowolu lebih suka meminumnya tanpa gula. Soal warna, memang bening begini, hijau kekuningan saat diseduh air panas untuk pertama dan kali kedua. Kalau pengin warnanya lebih merah, diseduh lagi sampai tiga atau empat kali,” cerita salah seorang warga Sokowolu yang gemar mengonsumsi teh tiamo, Marinem sebagaimana dilansir dari Radarsemarang, Kamis (12/10/2023).

Omong-omong, teh tiamo ini memang asli diolah dari tanaman teh yang bisa ditemui di ladang sayur milik warga Dusun Sokowolu. Warga memang sengaja membagi ladangnya untuk tanaman sayur dan teh. Asal kamu tahu saja, dusun tersebut memang berada di ketinggian kurang lebih 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), tepatnya di lereng Gunung Merbabu. Di elevasi tersebut, sayuran dan teh memang bisa tumbuh dengan baik.

Warga Dusun Sokowolu membuat sendiri teh tiamo. (Radar Semarang/Nurfaik Nabhan)

Karena memiliki kebun teh sendiri, warga pun jadi tahu cara untuk membuat sendiri tehnya. Artinya, teh yang mereka minum berasal dari daun teh yang mereka panen dan olah sendiri.

“Di ladang sayur kami memang pasti ada sebagian yang ditanami teh. Soalnya, teh tiamo ini ciri khas dari daerah kami. Jadi, kalau ada tamu, wajib kami sajikan agar mereka bisa mencicipi cita rasa teh daerah sini,” lanjut Marinem.

Sayangnya, karena jumlah kebun tehnya masih sedikit, warga Sokowolu belum bisa menjadikan teh asli daerahnya sebagai komiditas yang bisa dijual. Sampai sekarang, mereka lebih suka menjadikan teh tiamo jadi minuman yang dikonsumsi sendiri atau disajikan ke tamu saja.

Oleh karena itulah, kalau kamu pengin mencicipi sepat dan segarnya teh tiamo, mau nggak mau harus datang langsung ke Dusun Sokowolu, Millens. Sekalian wisata dan menikmati pemandangan alam di sana. (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: