BerandaKulinary
Sabtu, 18 Mei 2018 13:50

Gurih dan Manis Dendeng Gepuk Wonosobo yang Bikin Nagih

Dendeng gepuk khas Wonosobo. (carica.id)

Dendeng gepuk yang gurih dipadukan dengan nasi putih hangat. Nyam, jadi lapar nih. Masak sendiri bisa nggak ya?

Inibaru.id – Selain mi ongklok dan tempe kemul, ada satu lagi makanan khas Wonosobo yang bakal bikin kamu ketagihan. Namanya dendeng gepuk. Dinamakan demikian karena dalam prosesnya daging sapi digepuk hingga pipih tuh.

Diengcool.com menulis, meski di daerah lain juga ada dendeng gepuk, dendeng gepuk dari Wonosobo punya rasa yang beda, lo. Penggunaan rempah-rempah dan bumbu yang khaslah jawabannya. Rasa dendeng gepuk Wonosobo jadi gurih tapi ada manis-manisnya gitu deh.

Oya, dendeng gepuk Wonosobo juga disajikan kering nih. Jadi, penganan ini lebih tahan lama dan cocok buat oleh-oleh. Maka, nggak heran kalau kamu bisa menemukan makanan itu di toko oleh-oleh di kota berhawa dingin itu.

Hm, dendeng gepuk paling nikmat disantap dengan nasi yang masih hangat. Dimakan langsung tanpa nasi juga nikmat. Ah, jadi lapar nih. Bagaimana kalau kita intip resep dendeng gepuk saja?

Bahan-bahan:

200 gram daging sapi

5 siung bawang merah

3 sdt ketumbar

6 sdm kecap manis

2 sdt air

Garam dan penyedap rasa secukupnya

Cara membuat:

  1. Rebus daging sapi lalu potong kecil-kecil.
  2. Potong halus bawang merah.
  3. Campurkan potongan daging, bawang merah, ketumbar, kecap manis, air, garam, dan penyedap rasa.
  4. Diamkan minimal tiga jam di lemari pendingin.
  5. Siapkan penggorengan dengan minyak panas.
  6. Sebelum digoreng, pukul-pukul daging hingga pipih.
  7. Goreng daging hingga matang, lebih nikmat lagi kalau sampai kering.
  8. Dendeng gepuk siap dihidangkan.

Nah, itu dia resep membuat dendeng gepuk ala rumahan. Cukup mudah, kan? Langsung bikin saja, yuk! Eits, tapi makannya nunggu buka puasa ya, Millens! Ha-ha! (IB10/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: