BerandaKulinary
Selasa, 4 Jun 2018 13:34

Berbuka dengan yang Manis, Berbuka dengan Asida

Asida. (digest.bellafricana.com)

Aromanya wangi banget. Rasanya manis, legit dan kenyal. Cara bikinnya juga mudah. Inilah asida, kue khas Arab yang bisa jadi teman kita saat berbuka.

Inibaru.id - Ada beragam takjil manis yang sudah sering kita tahu, misalnya kolak, bubur dan puding. Namun, mungkin yang satu ini kamu belum kenal. Namanya Asida. Penganan manis yang juga biasa disebut Asidah ini merupakan jajanan dengan tekstur kenyal seperti dodol.

Asida adalah kue yang berasal dari Arab. Di Arab dan Afrika Utara, makanan ini sering digunakan sebagai menu sarapan dan camilan pada malam hari menjelang tidur. Sementara, di Indonesia, kamu bisa menjumpainya di restoran bergaya Timur Tengah. Kue ini sudah nggak asing di kalangan warga keturunan Arab dan Ambon.

Asida. (libyanfood.blogspot.com)

Biasanya, asida dimakan bebarengan dengan minyak samin dan air gula. Bersama teh hangat manis juga sedap. Nah, penasaran dengan cara bikinnya? Nggak sulit kok. Yuk,kita praktikkan bareng-bareng resep kue yang kentara aroma wangi kayu manis dan adas manis ini dari blog widhiaanugrah.com.

Bahan-Bahan:

  • 1 kg tepung terigu
  • 1 kg gula merah
  • 1 sdm gula pasir
  • 7 gelas air
  • 150 gr mentega
  • 1 batang kayu manis
  • ¼ sdm bubuk kapulaga
  • ¼ sdm bubuk adas manis

Cara membuat:

  1. Panaskan hingga larut gula merah, gula pasir dan 7 gelas air. Jangan lupa masukkan pula batang kayu manis. Kalau sudah cair, kita saring.
  2.  Masukkan air gula merah tadi ke wajan, masukkan kapulaga dan adas manis. Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil kita aduk.
  3.  Aduk terus sampai tepung mengental dan menggumpal.
  4. Setelah agak padat dan mulai sulit diaduk, baru kita angkat.
  5. Sajikan segera dalam beberapa piring dengan cara dibentuk menggunung (dalam keadaan panas). Kemudian lubangi atasnya (berbentuk kawah). Masukkan mentega ke dalamnya, biarkan meleleh.

Asida. (libyanfood.blogspot.com)

Gimana, gampang bikinnya, kan, Millens? Dibanding bikin dodol, kayaknya bikin asida lebih mudah, deh. Selamat berbuka dengan si manis asida! (IB20/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: