Membangun Desa Wisata Nanggung, untuk Apa?
Bak cendawan di musim hujan, keberadaan desa wisata dan kampung tematik terus bermunculan. Nggak sulit mengatakan satu kampung sebagai desa wisata. Namun, yang sulit adalah memoles desa tersebut agar nggak nanggung, serta mempertahankannya agar terus bertahan dan tetap diminati wisatawan. Bisakah desa-desa wisata baru itu mempertahankannya? (RED)
Tags:
ARTIKEL TERKAIT
Mengintip Sisi Lain Nusakambangan yang Indah di Pantai Bantar Panjang
11 Jan 2026
Waroeng Sate Pak Dul Tjepiring, Tempat Makan yang Juga Museum Mini
11 Jan 2026
Bahaya yang Mengintai saat Anak Terlalu Cepat Diberi Gawai
11 Jan 2026
Lebih dari Menikmati Kopi, 'Ngopi' adalah tentang Koneksi dan Ekspresi Diri
11 Jan 2026
Sungai Finke Sudah Mengalir Sebelum Dinosaurus Lahir
11 Jan 2026
Musim Hujan Bikin Para Ibu Gampang Capek dan Baperan? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
11 Jan 2026
Menilik Keindahan Curug Merak di Kabupaten Temanggung
12 Jan 2026
Cara Naik Kereta 36+3 di Jepang yang Santai dan Kaya Pemandangan Indah
12 Jan 2026
Belenggu Musim Baratan bagi Nelayan; Gagal Melaut dan Terjerat Lintah Darat
12 Jan 2026
Koperasi hingga Budi Daya Ikan, Upaya Pemkot Bantu Nelayan Semarang hadapi Paceklik
12 Jan 2026
3 Kode dari Tubuh Kalau Kamu Alami Intoleransi Gluten!
12 Jan 2026
Akses Jalan Mulai Terbuka, Desa Tempur Jepara Perlahan Bangkit Pascalongsor
12 Jan 2026
'Project Y', Film Korea Terbaru yang Duetkan Aktris Papan Atas Korea Han So-hee dan Jun Jong-seo
13 Jan 2026
Cerita Legenda Puncak Syarif di Gunung Merbabu
13 Jan 2026
Merti Sendang Curug Sari dan Kampanye 'Nggodog Wedang' Warga Pakintelan Semarang
13 Jan 2026
In This Economy, Mengapa Orang Masih Berburu Emas meski Harga Sudah Tinggi?
13 Jan 2026
Riset Ungkap Kita Sering Merasa Kebal dari Dampak Perubahan Iklim
13 Jan 2026
Bolehkah Makan Malam Cuma Pakai Buah?
13 Jan 2026
Sebenarnya, Boleh Nggak Sih Merokok di Trotoar Kota Semarang?
14 Jan 2026
Paradoks Memiliki Anak di Korea, Dianggap Berkah Sekaligus Kutukan Finansial
14 Jan 2026
