BerandaIslampedia
Rabu, 23 Jan 2018 06:20

Ada Kurikulum Islam untuk Siswa Muslim di Amsterdam

Siswa Muslim Di Belanda (Times Of Israel/Dream.co.id)

Meski ada bayang-bayang diskriminasi dan islamofobia, SD Islam di Amsterdam menerapkan kurikulum pendidikan Islam. Suatu iktikad baik untuk memberikan kebebasan beragama bagi minoritas muslim oleh mayoritas nonmuslim di Belanda.

Inibaru –  Populasi terbesar muslim di jazirah Eropa berada di Amsterdam, ibu kota Belanda. Di kota tersebut, warga Muslim tersebar di sejumlah “kantong”, yaitu Distrik De Baarsjes, Geuzeveld atau Slotermeer, Oud West, Oost-Watergraafsmeer, Slotervaart, Bos en Lommer, and Osdrop.

Hanya saja seperti kebanyakan negara Eropa lain, muslim di kota itu juga dibayang-bayangi oleh sikap diskrimintif dari warga Belanda. Dikutip dari Republika.co.id (22/1/2018), salah satu bentuk diskriminasi itu adalah berupa standar upah. Besaran upah pekerja muslim lebih rendah dibandingkan upah warga Belanda nonmuslim. Hmm, masih ada yang kayak gituan di negara yang konon menjunjung tinggi kesetaraan dalam semua hal, ya?

Di luar itu, sebenarnya da kabar bagus buat muslim di Belanda, khususnya di kota Amsterdam. Apa?

Meskipun jumlah sekolah Islam di kota itu kecil banget, namun khususnya untuk sekolah dasar Islam sudah punya kurikulum pendidikan Islam.

Baca juga:
“Kehebatan” Masijd Bibi Heybat di Azerbaijan
Perekat Bangunan Masjid Itu Putih Telur

Ya, hingga 2002, Amsterdam memiliki 190 sekolah dasar, delapan di antaranya sekolah dasar Islam. Salah satunya berada di Distrik Slotervaart. Sedangkan dari 66 sekolah menengah (jika di Indonesia setara dengan SMP hingga SMA), satu di antaranya merupakan sekolah menengah Islam, yakni Islamic College of Amsterdam (Islamitisch College Amsterdam/ICA). Sekolah menengah Islam ini juga berlokasi di Slotervaart.

Berapa jumlah murid muslim? Nggak ada catatan itu. Tapi seperti dikutip dari Republika.co.id (22/1/2018), sejak awal tahun ajaran 2007, seluruh sekolah dasar Islam di Amsterdam sudah mulai mengakses kurikulum pendidikan Islam untuk anak usia empat hingga 12 tahun. Ini adalah kurikulum Islam pertama di Belanda. Yang kali pertama menerapkan kurikulum itu adalah Sekolah Soeffah di Amsterdam. Metode pembelajaran diciptakan oleh Foundation for Teaching Methods (SLO) dan Board Islamic Schools Organization (ISBO), organisasi yang menaungi 42 sekolah Islam di Belanda.

Perlu Millens ketahui, dibanding banyak kota besar lain di dunia, Amsterdam termasuk yang aktif menyusun pedoman agama bagi kaum pendatang. Sikap aktif itu terlihat dari upaya The Vriji Universiteit Amsterdam atau Amsterdam’s Free University yang memelopori pendidikan keislaman, dengan membuka pelatihan keagamaan. Nah, pelatihan itu jadi cikal-bakal pendirian sekolah para imam.

Pada 2005, sebuah kursus master untuk pembina rohani Islam mulai diselenggarakan. Kursus bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pemuka agama Islam.

Baca juga:
Islam Pesat di Negeri Ratu Elizabeth
Muslim Uruguay, Minoritas Tanpa Tekanan

Bolehlah, pemberlakuan kurikulum Islam, juga kursus atau pelatihan keislaman di Belanda menunjukkan iktikad negara itu untuk memberi ruang beribadah buat para imigran, khususnya yang berasal dari Turki dan Maroko. Populasi siswa muslim di Belanda memang berasal dari keturunan imigran dari dua negara itu.

Nah, meski tetap ada bayang-bayang diskriminasi dan islamofobia, Belanda bolehlah dikatakan telah memiliki iktikad baik untuk mengayomi minoritas.

Pelajaran penting untuk kita yang pada “zaman now” sering digoda oleh isu hubungan mayoritas-minoritas. Kamu sepakat, kan? (EBC/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Pelajar SD-SMP di Yogyakarta Bakal Wajib Berbahasa Jawa Krama Inggil Sehari dalam Sepekan

13 Agu 2026

Temuan Situs Bongal Geser Linimasa Masuknya Islam ke Nusantara hingga Tujuh Abad

14 Agu 2026

HUT ke-81 RI, KAI Beri Diskon Tiket 17 Persen

14 Agu 2026

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Desil 9-10, Siapa Saja yang Masuk Kelompok Ini?

15 Agu 2026

Rerie Dorong Situs Patiayam Terus Dijaga sebagai Warisan Peradaban

16 Agu 2026

Unik! Upacara HUT RI di Gang Presiden Puntan Diramaikan Kostum Daur Ulang Sampah

17 Agu 2026

Motor Bensin Bisa Ditukar Motor Listrik, Pemerintah Siapkan Skema Baru

18 Agu 2026

Bukan Rekaman Asli 17 Agustus 1945, Ini Sejarah Suara Proklamasi Bung Karno

19 Agu 2026

Negara Pertama yang Mengakui Indonesia Merdeka

20 Agu 2026

Sinewara, Bioskop BUMN Besutan PFN Siap Meluncur 2027

21 Agu 2026

Garuda Indonesia Uji Internet Cepat di Udara, Video Call dari Ketinggian 30 Ribu Kaki

22 Agu 2026

Mulai 1 Oktober, Semua Merchant Bisa Nikmati Transaksi QRIS Bebas Biaya

24 Agu 2026

Mengenal Sekaten, Tradisi Maulid Nabi Warisan Dakwah Wali Songo

25 Agu 2026

Indonesia Mulai Program PLTS, 14 Proyek Jadi Tahap Awal

26 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: