BerandaInfografik
Kamis, 8 Agu 2018 21:05

E-Sport, Sang Rising Star di Asian Games 2018

Infografik gim yang masuk e-sport Asian Games 2018. (Inibaru.id/Nafis Ghifary)

Sobat Millens, Asian Games kali ini banyak olahraga baru yang dipertandingkan, lo. Salah satu olahraga itu adalah e-sport. Berikut daftar gim yang masuk e-sport di Asian Games.

Inibaru.id – E-sport resmi menjadi olahraga baru di Asian Games 2018. Ini merupakan kali pertama bagi e-sport masuk ke ajang olahraga terbesar yang mempertemukan negara-negara di Asia. Sebagai olahraga baru, e-sport masih berstatus sebagai olahraga eksibisi belum menjadi cabang olahraga.

Dengan status itu, para atlet yang menang akan tetap mendapat medali tapi kemenangannya nggak termasuk dalam perhitungan medali setiap kontingen. Kendati demikian, nggak menutup kemungkinan bila e-sport akan dijadikan salah satu cabang olahraga pada Asian Games selanjutnya.

Pada awal kemunculannya di Asian Games 2018, e-sport sempat dipertanyakan banyak orang. Sebagian masyarakat menanyakan alasan permainan virtual ini bisa dikategorikan sebagai olahraga.

Plt Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade lndonesia (KOI) Helen Sarita Delima mengatakan meskipun berbasis teknologi, e-sport tetap masuk kategori olahraga karena mengandung unsur-unsur olahraga.

“Ada unsur olahraga dalam e-sport yaitu menggunakan tenaga manusia, mengandalkan ketangkasan, dan kecepatan. Ini mirip bridge atau catur,” ujar Helen seperti ditulis Cnnindonesia.com (25/7/2018).

Pada Asian Games kali ini, ada enam gim yang dipertandingkan dalam e-sport. Keenam gim tersebut adalah Arena of Valor (AoV), Pro Evolution Soccer (PES), League of Legends, Clash Royale, Hearthstone, dan Starcraft 2.

Infografik gim dan skuat Indonesia pada kategori e-sport di Asian Games 2018. (Inibaru.id/Nafis Ghifary)

Indonesia mengirim 17 orang yang terdiri atas atlet dan pelatih untuk berlaga di kategori e-sport. Lima orang akan bermain di nomor AoV, dua orang bermain untuk PES, tujuh orang termasuk pelatih di nomor League of Legends, dan masing-masing satu orang untuk Clash Royale, Hearthstone, serta Starcraft 2.

Eits, nggak semua gamer bisa jadi atlet e-sport lo, Millens. Untuk menjadi atlet e-sport, kamu harus memiliki kemampuan di atas rata-rata dan nilai yang baik pada pelajaran eksakta. Selain itu, para atet juga dibebani dengan tuntutan-tuntutan tertentu seperti menjaga kebugaran fisik.

"Atlet e-sport harus punya fisik yang prima. Mereka juga dituntut memiliki pengetahuan eksakta seperti matematika dan fisika yang mumpuni. Kalau logikanya bagus, biasanya mainnya juga bagus ," kata Ketua Indonesia eSports Asosiation (IeSPA) Eddy Lim.

Tuh, kalau mau jadi atlet e-sport, nilai matematika dan fisikamu harus bagus, Millens. Kalau kamu masih remidi pada dua pelajaran itu ya jangan daftar jadi atlet dulu. He-he.

Hayo, siapa nih yang tertarik menjadi atlet e-sport? (IB18/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: