Inibaru.id - Setelah sempat kena semprot dan dipanggil oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), pihak platform X akhirnya angkat bicara. Mereka memberikan janji manis untuk memastikan fitur kecerdasan buatan (AI) miliknya, Grok, nggak bakal bisa lagi dipakai buat nge-generate konten pornografi.
Langkah ini diambil X sebagai bentuk komitmen mereka buat patuh sama hukum yang berlaku di Indonesia, terutama buat melindungi perempuan dan anak-anak dari ancaman konten deepfake yang meresahkan.
Baca Juga:
Dark AI jadi Senjata Baru Penjahat SiberMeski X sudah kasih janji, Alexander Sabar dari Komdigi menegaskan kalau pihaknya nggak bakal lepas tangan begitu saja. Pemerintah bakal terus memantau dan mengevaluasi apakah janji X ini beneran dijalankan atau cuma omon-omon doang.
Ingat ya, Gez, setiap penyedia layanan digital (PSE) di Indonesia punya kewajiban buat daftar secara resmi di Indonesia, patuh sama aturan moderasi konten, dan gercep (gerak cepat) kalau disuruh hapus konten yang dilarang.
Kalau bandel? Komdigi nggak segan-segan kasih sanksi administratif sampai blokir permanen!
Sempat Kena Blokir Sementara
Mungkin kamu sempat ngerasa Grok AI nggak bisa diakses beberapa waktu lalu? Itu karena Menteri Komdigi, Meutya Hafid, memang sempat memutus akses sementara aplikasi chatbot ini demi keamanan ruang digital kita.
Soalnya, maraknya praktik deepfake asusila tanpa persetujuan itu dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia. Jadi, pemerintah ambil langkah tegas biar nggak makin banyak korban.
Komdigi juga mengingatkan, nggak cuma penyedia layanannya saja yang dipantau, tapi juga penggunanya. Kalau kamu terbukti pakai AI buat bikin atau nyebarin konten pornografi, siap-siap saja kena sanksi pidana.
Apa sekarang sudah aman?
Kita memang nggak bisa menjamin 100% foto kita bakal aman dari tangan jahil. Tapi, bukan berarti kita pasrah saja ya! Ada beberapa langkah "satset" yang bisa kamu lakukan buat mempersempit ruang gerak oknum nakal.
Pertama, langsung meluncur ke pengaturan X kamu dan matikan izin pelatihan AI lewat menu Settings → Privacy & safety → Grok & third-party collaborators. Pastikan semua izinnya nonaktif ya! Biar makin aman, pertimbangkan buat mengubah akun jadi private supaya nggak sembarang orang bisa kepoin postinganmu.
Terus, kalau tetap pengin eksis di akun publik, coba deh pakai watermark yang "ganggu", alias teks besar semi-transparan yang menutupi area tubuh biar AI susah memprosesnya.
Terakhir, kamu juga bisa pakai bantuan teknologi lagi, yaitu tools anti-AI seperti pixel poison atau adversarial noise yang bikin AI pusing tujuh keliling pas mau mengedit fotomu dengan mulus. Yuk, lebih peduli sama keamanan privasi kita sendiri mulai sekarang!
Ruang digital kita memang makin canggih, tapi jangan sampai etikanya ketinggalan zaman ya, Gez! Yuk, kita dukung terus internet yang sehat dan aman buat semua. (Siti Zumrokhatun/E05)
