BerandaHits
Kamis, 14 Jan 2026 18:11

X Janji Grok AI Nggak Bakal Bisa Lagi Dipakai Bikin Konten 'Nakal'

Grok berjanji platformnya bakal aman untuk anak dan perempuan. (via VOI)

Setelah sempat kena "semprit" dan diblokir sementara, platform X akhirnya luluh dan berjanji bakal memperketat fitur Grok AI. Komdigi menegaskan nggak ada celah lagi buat konten asusila, demi ruang digital yang lebih aman bagi perempuan dan anak-anak.

Inibaru.id - Setelah sempat kena semprot dan dipanggil oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), pihak platform X akhirnya angkat bicara. Mereka memberikan janji manis untuk memastikan fitur kecerdasan buatan (AI) miliknya, Grok, nggak bakal bisa lagi dipakai buat nge-generate konten pornografi.

Langkah ini diambil X sebagai bentuk komitmen mereka buat patuh sama hukum yang berlaku di Indonesia, terutama buat melindungi perempuan dan anak-anak dari ancaman konten deepfake yang meresahkan.

Meski X sudah kasih janji, Alexander Sabar dari Komdigi menegaskan kalau pihaknya nggak bakal lepas tangan begitu saja. Pemerintah bakal terus memantau dan mengevaluasi apakah janji X ini beneran dijalankan atau cuma omon-omon doang.

Ingat ya, Gez, setiap penyedia layanan digital (PSE) di Indonesia punya kewajiban buat daftar secara resmi di Indonesia, patuh sama aturan moderasi konten, dan gercep (gerak cepat) kalau disuruh hapus konten yang dilarang.

Kalau bandel? Komdigi nggak segan-segan kasih sanksi administratif sampai blokir permanen!

Sempat Kena Blokir Sementara

Komdigi sempat memblokir Grok. (RiauAktual)

Mungkin kamu sempat ngerasa Grok AI nggak bisa diakses beberapa waktu lalu? Itu karena Menteri Komdigi, Meutya Hafid, memang sempat memutus akses sementara aplikasi chatbot ini demi keamanan ruang digital kita.

Soalnya, maraknya praktik deepfake asusila tanpa persetujuan itu dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia. Jadi, pemerintah ambil langkah tegas biar nggak makin banyak korban.

Komdigi juga mengingatkan, nggak cuma penyedia layanannya saja yang dipantau, tapi juga penggunanya. Kalau kamu terbukti pakai AI buat bikin atau nyebarin konten pornografi, siap-siap saja kena sanksi pidana.

Apa sekarang sudah aman?

Kita memang nggak bisa menjamin 100% foto kita bakal aman dari tangan jahil. Tapi, bukan berarti kita pasrah saja ya! Ada beberapa langkah "satset" yang bisa kamu lakukan buat mempersempit ruang gerak oknum nakal.

Pertama, langsung meluncur ke pengaturan X kamu dan matikan izin pelatihan AI lewat menu Settings → Privacy & safety → Grok & third-party collaborators. Pastikan semua izinnya nonaktif ya! Biar makin aman, pertimbangkan buat mengubah akun jadi private supaya nggak sembarang orang bisa kepoin postinganmu.

Terus, kalau tetap pengin eksis di akun publik, coba deh pakai watermark yang "ganggu", alias teks besar semi-transparan yang menutupi area tubuh biar AI susah memprosesnya.

Terakhir, kamu juga bisa pakai bantuan teknologi lagi, yaitu tools anti-AI seperti pixel poison atau adversarial noise yang bikin AI pusing tujuh keliling pas mau mengedit fotomu dengan mulus. Yuk, lebih peduli sama keamanan privasi kita sendiri mulai sekarang!

Ruang digital kita memang makin canggih, tapi jangan sampai etikanya ketinggalan zaman ya, Gez! Yuk, kita dukung terus internet yang sehat dan aman buat semua. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: