BerandaHits
Sabtu, 10 Feb 2023 12:51

Wahai Calon Pengantin, Miliki Dulu Sertifikat Elsimil Sebelum Menikah!

Ilustrasi: BKKBN mewajibkan calon pengantin untuk memiliki sertifikat Elsimil sebelum menikah. (Freepik)

Nggak hanya menyiapkan berkas-berkas administrasi pernikahan, tiga bulan sebelum menikah, kamu diwajibkan untuk memiliki sertifikat Elsimil. Guna dari program ini adalah untuk pencegahan stunting dengan melakukan skrining pada calon ibu.

Inibaru.id - Ada peraturan baru dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) yang mesti kamu taati sebelum melakukan pernikahan. Badan yang melaksanakan tugas di bidang pengendalian penduduk dan penyelenggaraan Keluarga Berencana (KB) itu menegaskan bahwa setiap calon pengantin harus memiliki sertifikat Elektronik Siap Nikah Siap Hamil (Elsimil) sebelum melangsungkan pernikahan.

Bekerja sama dengan Kementerian Agama, BKKBN sudah mengeluarkan edaran mengenai peraturan ini. Dalam aturan disebutkan tiga bulan sebelum menikah para calon pengantin yang telah memiliki sertifikat Elsimil akan dilaporkan kepada Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.

“Saya imbau agar semua calon pasangan pengantin, sebelum mendaftarkan diri di Kemenag, agar memiliki sertifikat Elsimil. Apabila belum memiliki sertifikat tersebut, tidak boleh menjalankan pernikahan,” tegas Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN Victor Palimbong dalam keterangannya pada Kamis (12/1/2023).

Ajakan untuk mendapatkan sertifikat Elsimil ini disambut baik oleh para calon pengantin. Hingga tanggal 30 Desember 2022 terdapat 724.353 calon pengantin yang melakukan registrasi di aplikasi Elsimil. Sebanyak 394.374 di antaranya telah mengisi kuisioner kesehatan tersebut.

"Sampai saat ini alhamdulillah sudah cukup besar animo untuk mengisi aplikasi ini. Lalu kita lihat sebarannya dari beberapa wilayah sudah cukup bagus, mereka mau memeriksakan diri 3 bulan sebelum menikah," terang Ketua BKKBN Hasto Wardoyo.

Sosialisasi Lebih Intens Bulan Depan

Meski sudah ada pemberitahuan, Ketua BKKBN mengungkapkan jika mulai bulan Maret ini sosialisasi pada masyarakat akan mulai digalakkan lagi.

"Di bulan Maret ini nanti akan kita declare lagi bahwa sertifikat nikah itu menjadi (syarat) wajib. Sebelum ada sertifikat belum boleh dinikahkan," katanya dalam rapat kerja bersama Menteri Kesehatan dan Komisi IX DPR-RI pada Kamis (9/2/2023), dilansir dari Detik, Kamis (9/2/2023).

Sertifikat Elsimil untuk Apa?

Sertifikat Elsimil merupakan upaya pemerintah mencegah stunting dari hulu melalui skrining. (Pixabay/Marncom)

Tiga bulan sebelum menikah, calon pengantin diminta untuk mengunduh dan mengisi aplikasi Elsimil setelah melakukan pemeriksaan kesehatan. Informasi yang ditanyakan di antaranya meliputi usia, berat badan, pemeriksaan kadar hemoglobin, dan ukuran lengan atas.

Sebenarnya, untuk apa pencatatan itu? Sertifikat elsimil ini adalah salah satu upaya serius BKKBN menangani kasus stunting yang angkanya masih tinggi di Indonesia.

Diterangkan oleh Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN Victor Palimbong, elsimil merupakan salah satu strategi dari percepatan penurunan stunting dari hulu dengan skrining. Lalu, edukasi kesehatan reproduksi dan gizi serta pendampingan bagi calon pengantin dilakukan lewat aplikasi Elektronik Siap Nikah Siap Hamil atau Elsimil.

Aplikasi Elsimil disebutnya sejalan dengan roh reformasi birokrasi, yakni digitalisasi sistem pelayanan. Tingginya angka anemia pada pada remaja dan calon pengantin perempuan dinilai berkontribusi besar dalam meningkatkan angka prevalensi stunting.

“Jika dapat mengoreksi anemia pada calon pengantin, kita dapat menyingkirkan risiko bayi berat badan lahir rendah (BBLR) hingga risiko stunting. Implementasi dalam bentuk kegiatan skrining, edukasi, serta pendampingan akan menghasilkan output sertifikat Siap Nikah,” jelasnya.

Sebuah tujuan yang bagus ya, Millens. Semoga rencana ini bisa djalankan dengan baik dan angka stunting di Indonesia berkurang secara signifikan. (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Deburan Ombak Berpadu Sunset di Pantai Midodaren Gunungkidul

8 Nov 2024

Mengapa Nggak Ada Bagian Bendera Wales di Bendera Union Jack Inggris Raya?

8 Nov 2024

Jadi Kabupaten dengan Angka Kemiskinan Terendah, Berapa Jumlah Orang Miskin di Jepara?

8 Nov 2024

Banyak Pasangan Sulit Mengakhiri Hubungan yang Nggak Sehat, Mengapa?

8 Nov 2024

Tanpa Gajih, Kesegaran Luar Biasa di Setiap Suapan Sop Sapi Bu Murah Kudus Hanya Rp10 Ribu!

8 Nov 2024

Kenakan Toga, Puluhan Lansia di Jepara Diwisuda

8 Nov 2024

Keseruan Pati Playon Ikuti 'The Big Tour'; Pemanasan sebelum Borobudur Marathon 2024

8 Nov 2024

Sarapan Lima Ribu, Cara Unik Warga Bulustalan Semarang Berbagi dengan Sesama

8 Nov 2024

Ikuti Tren Nasional, Angka Pernikahan di Kota Semarang Juga Turun

9 Nov 2024

Belajar dari Yoka: Meski Masih Muda, Ingat Kematian dari Sekarang!

9 Nov 2024

Sedih dan Bahagia Disajikan dengan Hangat di '18x2 Beyond Youthful Days'

9 Nov 2024

2024 akan Jadi Tahun Terpanas, Benarkah Pemanasan Global Nggak Bisa Dicegah?

9 Nov 2024

Pemprov Jateng Dorong Dibukanya Kembali Rute Penerbangan Semarang-Karimunjawa

9 Nov 2024

Cara Bijak Orangtua Menyikapi Ketertarikan Anak Laki-laki pada Makeup dan Fashion

9 Nov 2024

Alasan Brebes, Kebumen, dan Wonosobo jadi Lokasi Uji Coba Program Makan Bergizi di Jateng

9 Nov 2024

Lebih Dekat dengan Pabrik Rokok Legendaris di Semarang: Praoe Lajar

10 Nov 2024

Kearifan Lokal di Balik Tradisi Momongi Tampah di Wonosobo

10 Nov 2024

Serunya Wisata Gratis di Pantai Kamulyan Cilacap

10 Nov 2024

Kelezatan Legendaris Martabak Telur Puyuh di Pasar Pathuk Yogyakarta, 3 Jam Ludes

10 Nov 2024

Warga AS Mulai Hindari Peralatan Masak Berbahan Plastik Hitam

10 Nov 2024