BerandaHits
Kamis, 31 Jan 2024 11:14

Terlalu Sering Kaget, Apakah Normal?

Ilustrasi: Perbedaan reaksi kaget dipengaruhi oleh proses psikologis, terutama emosi. (Hellosehat)

Reaksi orang berbeda-beda saat dikejutkan dengan bunyi keras atau sentuhan yang tiba-tiba. Ada yang biasa saja, adapula yang merasakan jantung berdebar cepat dan berkeringat dingin. Apa yang memengaruhi kondisi tersebut?

Inibaru.id - Untuk sebagian orang yang mudah terkejut, dikagetin itu rasanya nggak enak. Saat kaget, jantung otomatis berdetak lebih kencang, bernafas lebih cepat bahkan tersengal-sengal, keluar keringat dingin, dan tubuh menjadi lemas.

Di sisi lain, ada orang yang nggak mudah kaget meski dikejutkan dengan suara keras tiba-tiba atau tepukan keras di badan. Jadi, kenapa ada orang yang sangat terkejut jika dibuat kaget, sementara yang lain nggak kaget sama sekali?

Sebenarnya, kaget merupakan respons yang wajar. Menurut Profesor Ottmar Lipp dari Curtin University, semua itu bergantung pada respons masing-masing individu, atau dikenal sebagai refleks startle.

"Refleks startle atau refleks kaget adalah refleks batang otak dan sangat bergantung pada sumber yang kita andalkan, dimediasi oleh dua hingga tiga sinapsis," ucap Profesor Lipp, dikutip dari Huffington Post.

Jika kaget merupakan sebuah refleks yang normal, kenapa reaksi kaget antara satu orang dengan lainnya berbeda? Para psikolog percaya bahwa perbedaan reaksi itu dipengaruhi oleh proses psikologis, terutama emosi. Dengan kata lain, refleks terkejut beberapa orang lebih sensitif daripada yang lain.

"Jika saya menempatkanmu dalam situasi di mana kamu merasa nggak nyaman, cemas atau gugup, refleks startle dalam dirimu bisa meningkat," kata Proffesor Lipp.

Sedangkan, jika kamu berada dalam kondisi merasa senang dan sedang memerhatikan sesuatu yang kamu senangi, maka refleks terkejut biasanya berkurang.

Contoh sederhananya adalah saat kamu menonton film horor, Millens. Film seram biasanya bisa menciptakan suasana mencekam, tegang, dan membuat otak berpikir tentang hantu. Nah, jika tiba-tiba ada suara pintu terbanting, maka bisa jadi kamu akan terkejut dan sedikit melompat dari tempat duduk.

Hal tersebut akan jadi lain jika kamu menonton film komedi, di mana kamu dan orang-orang di sekitar tertawa-tawa karena melihat adegan lucu. Suara keras dari pintu yang terbanting tiba-tiba nggak terlalu membuatmu terkejut.

Terlalu Sering Kaget

Ilustrasi: Dalam situasi yang menegangkan, seseorang cenderung mudah kaget. (VOI)

Kaget yang dipengaruhi oleh proses psikologis atau emosi adalah sesuatu yang wajar. Tapi, jika seseorang terlalu mudah atau sering kaget pada semua peristiwa, baik rangsangan visual maupun suara, itu menjadi indikasi tertentu.

Menurut laman Hello Sehat, orang yang sering merasa kaget bisa jadi tanda dirinya mengalami stres yang berat.

Saat seseorang mendengar suara kencang atau sentuhan yang tiba-tiba, tubuh menganggap bahwa dia baru saja mendapatkan hal yang kurang menyenangkan. Akibatnya, hormon kortisol yang mengatur stres meningkat di dalam tubuh.

Semakin banyak jumlah hormon kortisol, maka seseorang akan semakin merasa stres. Jika dibiarkan terus-terusan, tentu akan memperburuk kondisi kesehatan mental.

Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa respons kaget tersebut terjadi karena seseorang nggak fokus dengan apa yang sedang dihadapinya. Hal ini bisa disebabkan adanya tekanan sehingga orang tersebut nggak terlalu memerhatikan dan fokus dengan sekitar.

Nah, karena kondisi setiap orang berbeda-beda dan tingkat stres juga nggak sama, sebaiknya kamu berhenti mengejutkan teman-temanmu ya, Millens! Memang ada yang nggak bermasalah, tapi ada pula yang merasa nggak nyaman jika dikagetin. (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: