BerandaHits
Selasa, 13 Jun 2022 11:52

Tarif Listrik Naik per 1 Juli 2022!

Tarif listrik naik per 1 Juli 2022. (Inibaru.id/Audrian F)

Per 1 Juli 2022, tarif listrik naik. Hal ini diungkap langsung oleh Kementerian ESDM dan PLN. Berikut adalah daftar golongan pelanggan PLN yang bakal merasakan efek kebijakan ini.

Inibaru.id – Pemerintah memutuskan kalau tarif listrik naik per 1 Juli 2022 nanti. Tapi, kamu nggak perlu khawatir berlebihan, Millens. Yang mengalami kenaikan tarif ini adalah lima golongan pelanggan non-subsidi, tepatnya golongan R2 (3.500-5.500 VA), R3 (6.600 VA ke atas), P1 (6.600VA sampai 200kVA), P2 (200 kVA ke atas), serta golongan P3.

“Dari 13 (golongan pelanggan non-subsidi) yang disesuaikan 5. Dua golongan rumah tangga,” ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana saat menggelar konferensi pers Kementerian ESDM, Senin (13/6/2022).

Kenaikan tarif listrik ini untuk periode Juli – September 2022. Nah, berikut adalah rincian kenaikan tarif per kWh tersebut.

· Pelanggan rumah tangga R2 dan R3 mengalami kenaikan tarif dari Rp 1.444,70/kWh jadi Rp 1.699,53/kWh.

· Pelanggan pemerintah P1 dan P3 mengalami kenaikan tarif dari Rp 1.444,70/kWH jadi Rp 1.699,53/kWh.

· Pelanggan pemerintah P2 mengalami kenaikan tarif dari Rp 1.114,74/kWh jadi Rp 1.522,88/kWh.

Baru Naik Sejak 5 Tahun

Omong-omong ya, ternyata kenaikan tarif listrik nggak pernah dilakukan sejak 2017 alias lima tahun terakhir. Gara-gara hal ini, pemerintah ternyata harus mengeluarkan uang cukup banyak lo. Subsidinya mencapai Rp 243,3 triliun. Sementara itu, kompensasi yang dibayarkan mencapai Rp 94,17 triliun. Jadi, sejak 2017, pemerintah sudah tekor Rp 337,47 triliun hanya untuk mengurus listrik.

Yang merasakan kenaikan tarif listrik adalah pelanggan menengah ke atas. (Inibaru.id/Audrian F)

Menanggapi kenaikan tarif listrik ini, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo pun menjelaskan kalau hal ini dilakukan sesuai dengan permintaan pemerintah, yaitu adjustment atau penyesuaian, khususnya bagi pelanggan yang memang nggak membutuhkan subsidi.

“Penerapan kompensasi dikembalikan pada filosofi bantuan pemerintah, yaitu ditujukan bagi keluarga tidak mampu. Ini bukan kenaikan tarif. Ini adalah adjustment, di mana bantuan atau kompensasi harus diterima oleh keluarga yang memang berhak,” jelas Darmawan, Senin (13/6)

Diperkirakan, pelanggan rumah tangga yang mengalami kenaikan tarif listrik ini mencapai 2,09 juta pelanggan. Angka ini setara dengan 2,5 persen dari seluruh pelanggan PLN yang berjumlah 83,1 juta. Sementara itu, golongan pelanggan pemerintah yang bakal merasakannya mencapai 373 ribu saja.

Ada banyak faktor yang menyebabkan kenaikan tarif listrik ini. Salah satunya adalah naiknya biaya pokok penyediaan (BPP) listrik. Selain itu, kenaikan harga Indonesian Crude Price (ICP) juga ikut mempengaruhinya.

“Tahun ini kita menghadapi gejolak global yang mengakibatkan kenaikan biaya pokok penyediaan (BPP) listrik. Setiap kenaikan harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar 1 Dollar AS, berakibat kenaikan BPP sebesar Rp 500 miliar,” jelas Darmawan.

Apakah kamu juga bakal jadi salah satu pelanggan yang kena kenaikan tarif listrik, Millens? (Det/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: