BerandaHits
Minggu, 16 Apr 2022 12:11

Tanggapan MUI Soal Tarawih Kilat di Blitar, 23 Rakaat 10 Menit!

Ilustrasi: Salat tarawih kilat di Blitar, 23 rakaat cuma 10 menit. (Instagram.com/@tangsel.life)

Salat Tarawih kilat di Blitar, tepatnya di Ponpes Mambaul Hikam dilakukan 23 rakaat dalam waktu 10 menit. Gerakannya tentu sangat cepat. Nah, seperti apa ya tanggapan MUI terkait hal ini?

Inibaru.id – Di banyak tempat di Indonesia, salat tarawih bisa dilakukan dengan cukup cepat. Salah satunya adalah di Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Hikam di Desa Mantenan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Jadi ya, salat tarawih di Blitar ini dilakukan 23 rakaat dan hanya menghabiskan waktu 10 menit, lo!

Salat tarawih ini nggak hanya dilakukan warga Ponpes, orang di luar ponpes juga banyak yang ikutan. Bahkan, ada klaim yang menyebut rata-rata jemaahnya mencapai 1.500 orang setiap malam!

Jelang Lebaran, tatkala banyak perantau pulang kampung, jumlahnya bahkan semakin meningkat.

“Karena di sini lebih cepat, 23 rakaat nggak sampai 10 menit. Itu saja sih alasannya kenapa ikut tarawih di sini. Kalau tempat lain kan lebih lama,” ungkap salah seorang jemaah tarawih, Muhammad Asrofi, Kamis (14/4/2022).

Penjelasan Pihak Ponpes Soal Salat Tarawih Kilat

Pengasuh Ponpes Mambaul Hikam KH Dliya’uddin Azzamzammi nggak menampik salat tarawih di tempatnya menarik perhatian banyak orang dan memicu perdebatan. Meski begitu, dia memastikan kalau salat tarawih ini sudah dilakukan sesuai dengan syariat Islam.

Salat tarawih kilat di Blitar sudah dilakukan sejak 1901. (iNews/Asfi Manar)

Soalnya, bacaan wajib salat tetap terbaca, termasuk memperhatikan ‘tumaminah’, kondisi diam sejenak usai setiap gerakan salat. Waktu ‘tumaminah ini dianggap cukup untuk melafalkan subhanallah dalam hati atau lisan.

“Ya, yang salat tarawih di sini sudah menepati kalau syarat salat sampai rukunnya sudah terlaksana semua,” terang KH Dliya’uddin.

Mendapatkan Tanggapan dari MUI

Yang menarik, tradisi salat tarawih kilat ini sudah dilakukan lebih dari satu abad, tepatnya sejak 1901. Kalau menurut pengurus Ponpes, hal ini dipilih agar warga mau datang untuk melakukan salat tarawih berjamaah selama bulan Ramadan.

Nah, soal tarawih kilat ini, sudah viral cukup lama di media sosial. Hal ini pun sampai menarik perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI), Millens. Jadi ya, pada 2019 lalu, MUI dan Kementerian Agama sampai mengirim utusan untuk memantau salat tarawih tersebut. Hasilnya, mereka memastikan salat tarawih nggak menyalahi rukun sekaligus syarat sah salat.

“Kami kaji bersama-sama. Kebetulan saya sendiri yang mengantarkan tim khusus dari Jakarta untuk melihat langsung tarawih kilat. Dan memang itu tidak umum terjadi. Namun tetap sah dan tidak menyalahi kaidah salat,” terang Humas MUI Blitar Jamil Mashadi, 2019.

Tertarik ikut salat tarawih kilat di Blitar, Millens? Bikin capek nggak ya secepat itu gerakannya? (Det/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: