BerandaHits
Minggu, 21 Feb 2026 14:58

Setahun Kepemimpinan Luthfi-Yasin: Infastruktur Meningkat, Komunikasi Publik 'Kureng'

Pengamat politik Nur Hidayat Sardini alias NHS mengomentari satu tahun kepimpinan Luthfi-Yasin. (Istimewa)

Pengamat politik Nur Hidayat Sardini menilai setahun kepemimpinan Luthfi-Yasin di Jawa Tengah cukup positif, khususnya terkait infrastruktur yang meningkat. Namun, dia mengatakan, masih ada yang 'kureng' dalam komunikasi publik.

Inibaru.id - Kemampuan menghadirkan sejumlah program yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Jawa Tengah menjadi catatan positif kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen pada tahun perdanananya; tapi dengan sejumlah catatan.

Hal itu sebagaimana dikatakan pakar politik dari Kota Semarang Nur Hidayat Sardini alias NHS. Akademisi senior di Universitas Diponegoro (Undip) itu mengungkapkan, catatan penting yang menurutnya harus diperhatikan salah satunya adalah terkait komunikasi publik.

Kendati ada sejumlah kritik yang belakangan mengemuka, yang merupakan bagian dari dinamika yang harus direspons, dia melihat dalam setahun terakhir Jateng telah mengalami kemajuan di beberapa sektor, khususunya dari sektor infrastruktur.

"Dalam setahun terakhir ini pembangunan infrastruktur menjadi salah satu yang paling terlihat, terutama program desalinasi," kata NHS saat dihubungi Inibaru.id, Jumat (20/2/2026).

Air Bersih hingga Pengendalian Inflasi

Program desalinasi di kawasan pesisir utara dinilai memberi solusi konkret terhadap persoalan air bersih. Kebijakan ini mulai membantu warga berpenghasilan rendah yang sebelumnya harus membeli air untuk kebutuhan dasar.

Sementara di sektor kesehatan, program Dokter Spesialis Keliling (Speling) menurutnya telah membawa dampak langsung. Layanan ini membuka akses bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan spesialis tetapi terkendala jarak maupun biaya.

Kemudian, di sektor transportasi, kepemimpinan Luthfi-Yasin juga menunjukkan hasil positif setelah mengembalikan status Bandara Jenderal Ahmad Yani sebagai Bandara Internasional. Aktivitas penerbangan luar negeri tersebut dia sebut ikut menggerakkan aktivitas ekonomi daerah.

"Kalau melihat data, angka kemiskinan dan pengangguran menurun bahkan melampaui target. Pengendalian inflasi di Jateng juga menunjukkan tren positif," papar NHS, merujuk pada data keluaran Badan Pusat Statistik (BPS).

Komunikasi Publik Masih Buruk

Meski ada sejumlah pencapaian, NHS mengatakan, hal itu seharusnya nggak membuat pemangku jabatan di Jateng itu segera berpuas diri. Kendati dalam beberapa hal keduanya cukup mengesankan, ada beberapa hal lain yang menurutnya masih bisa ditingkatkan.

Berdasarkan catatannya selama setahun terakhir, dia menilai Luthfi-Yasin masih perlu menjaga konsistensi sekaligus memastikan manfaat pembangunan menjangkau lebih luas.

Dalam hal komunikasi publik, keduanya juga mempunyai sejumlah catatan khusus. Komunikasi yang buruk, khususnya dalam menyikapi beberapa isu sensitif belakangan ini, seperti penanganan bencana dan kebijakan opsen pajak, telah memicu reaksi negatif di ruang digital.

"Sentimen negatif yang cukup masif harus menjadi koreksi bagi keduanya," tegas NHS. "Pemimpin tidak ada yang sempurna, kadang salah ucap dan sebagainya. Namun, sebagai pemimpini, bagaimana komunikasi mereka kepada publik juga perlu diperhatikan dan diperbaiki."

Publikasi Perlu Lebih Kreatif

Menurut NHS, peran hubungan masyarakat (humas) akan menjadi unsur penting dalam pemerintahan, karena merekalah yang akan membentuk persepsi publik. Publikasi program perlu disajikan lebih kreatif agar masyarakat memahami dampak kebijakan secara utuh.

Lebih dari itu, dia menekankan, komunikasi nggak boleh berhenti pada tim (humas). Keua pucuk pimpinan tersebut perlu tampil atau menjadi orang pertama yang menjelaskan suatu kebijakan atau program dengan gamblang, agar masyarakat melihat adanya perbaikan dalam hal komunikasi publik.

"Apa yang dilakukan Luthfi-Yasin selama satu tahun terakhir sudah bagus. Catatan saya hanyalah bahwa setiap program dan kebijakan perlu disampaikan kepada publik lewat beragam pendekatan yang kreatif," tegasnya.

Setahun jadi pijakan awal untuk melihat ritme kepemimpinan dan dampaknya ke warga. Kalau menurutmu, bagaimana kepemimpinan Luthfi-Yasin setahun terakhir, Gez? (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: