BerandaHits
Sabtu, 21 Feb 2026 11:01

Menonton Film Porno Bikin Puasa Batal Nggak, Sih?

Penulis:

Menonton Film Porno Bikin Puasa Batal Nggak, Sih?Arie Widodo
Menonton Film Porno Bikin Puasa Batal Nggak, Sih?

Menonton film porno di bulan puasa. (Firmmykids/Shutterstock)

Mengingat berpuasa juga harus menahan nafsu, apakah berarti menonton film porno juga bisa membatalkan puasa?

Inibaru.id - Bulan Ramadan selalu identik dengan menahan lapar dan dahaga sejak subuh hingga magrib. Tapi sebenarnya, makna puasa jauh lebih luas dari sekadar menahan makan dan minum. Ramadan juga menjadi momen untuk menjaga pikiran, hati, dan perilaku agar tetap bersih. Nah, di era digital seperti sekarang, muncul pertanyaan yang cukup sering dibahas: apakah menonton film porno bisa membatalkan puasa?

Pertanyaan ini wajar muncul, apalagi kini ada banyak orang menghabiskan waktu luang dengan bermain ponsel. Tanpa sengaja, seseorang bisa saja menemukan konten dewasa dari iklan, tautan, atau media sosial. Bahkan, ada juga yang sengaja mencarinya. Lalu, bagaimana sebenarnya hukumnya?

Menurut Syakir Jamaluddin, dosen Ilmu Hadis dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, menonton film dewasa tidak membatalkan puasa secara hukum fikih. Namun, ada konsekuensi lain yang perlu dipahami.

“Nggak bikin puasa batal, tapi bakal bikin bobot pahala puasanya berkurang,” ucap Syakir sebagaimana dinukil dari Kompas, Kamis (19/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa puasa bukan hanya soal menahan hal-hal yang membatalkan secara teknis, tetapi juga menahan diri dari segala sesuatu yang bisa mengurangi nilai ibadah. Dengan kata lain, puasanya tetap sah, tetapi pahala yang didapat bisa berkurang, bahkan hilang.

Menonton film porno nggak membatalkan puasa, tapi mengurangi pahalanya. (VTCynic/Stephan Toljan)
Menonton film porno nggak membatalkan puasa, tapi mengurangi pahalanya. (VTCynic/Stephan Toljan)

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Toto Suharto, Guru Besar dari UIN Raden Mas Said Surakarta. Ia menyebut bahwa perbuatan seperti menonton konten dewasa termasuk dalam kategori muhbithot. Istilah ini merujuk pada hal-hal yang tidak membatalkan puasa secara hukum, tetapi bisa merusak atau mengurangi pahala puasa.

Muhbithot sendiri mencakup berbagai perilaku negatif seperti berbohong, menggunjing, mengadu domba, hingga melihat sesuatu dengan syahwat. Jadi, meskipun secara teknis puasa tetap sah, nilai spiritualnya bisa menurun drastis.

Namun, ada kondisi tertentu yang membuat puasa benar-benar batal. Toto menjelaskan bahwa jika seseorang menonton film dewasa lalu dengan sengaja melakukan istimna’ atau onani hingga keluar air mani, maka puasanya batal. Dalam situasi ini, orang tersebut tetap harus menahan diri hingga magrib, tetapi wajib mengganti puasa di hari lain setelah Ramadan.

Sebaliknya, jika keluarnya air mani terjadi tanpa sengaja, seperti karena mimpi basah, maka puasanya tetap sah dan tidak perlu diganti.

Dari penjelasan ini, bisa disimpulkan bahwa menonton film porno tidak otomatis membatalkan puasa. Namun, perbuatan tersebut tetap tidak dianjurkan karena bertentangan dengan tujuan utama puasa, yaitu mengendalikan hawa nafsu dan memperbaiki diri.

Ramadan bukan hanya soal menahan lapar, tetapi juga tentang melatih disiplin diri, termasuk dalam menjaga pandangan dan pikiran. Jadi, kalau ingin puasa lebih bermakna dan pahalanya maksimal, sebaiknya isi waktu dengan aktivitas yang lebih bermanfaat, seperti membaca, beribadah, atau melakukan hal-hal positif lainnya. Setuju kan, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved