BerandaHits
Sabtu, 22 Mar 2024 19:45

Sesar Bawean, Penyebab Dua Gempa Lebih dari M 6 Hari Ini

Gempa Bawean yang dua kali mencapai kekuatan M 6 hari ini. (BMKG)

Dua gempa besar melanda Laut Jawa pada hari ini beserta dengan sejumlah gempa susulan dengan kekuatan kecil. Penyebabnya adalah aktivitas Sesar Bawean.

Inibaru.id – Selain dari sesar-sesar darat yang ada di Pulau Jawa, biasanya gempa muncul dari Samudera Hindia yang ada di selatan Jawa. Namun, pada hari ini, Jumat (22/3/2024) terjadi dua gempa dengan kekuatan lebih dari 6 Magnitudo dari Laut Jawa. Apa penyebabnya?

Gempa pertama muncul pada pukul 11.22 WIB dengan kekuatan M 6,1 yang kemudian dimutakhirkan jadi M 5,9 oleh BMKG. Sementara itu, gempa yang kedua terjadi pada pukul 15:52 WIB dengan kekuatan lebih besar, yaitu M 6,5. Di antara kedua gempa tersebut, terjadi gempa-gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil.

Khusus untuk gempa kedua, kekuatannya cukup besar sampai bisa dirasakan di kota-kota yang cukup jauh seperti di Banjarmasin, Kalimantan Selatan hingga ke Jakarta. Aldi, seorang pekerja kantoran yang bekerja di Lantai 12 sebuah gedung bertingkat di Jakarta mengaku merasakan guncangan cukup kuat.

“Kerasa di kantorku, goyang-goyang,” ungkapnya lewat pesan WhatsApp sebagaimana diterima Inibaru.id pada pukul 15.57 WIB.

Hal serupa dirasakan Ruli yang bekerja di sebuah kantor di Jalan Pemuda, Semarang. Meski nggak merasakan goyangan gempa pada pukul 11.22 WIB, dia merasakan guncangan gempa pada sore ini.

“Awalnya aku pikir kepala yang pusing. Tapi kemudian layar monitor ikut gerak. Fix ini gempa lalu cek Twitter ternyata benar,” jelasnya.

Gempa terjadi di Sesar Bawean

Sesar Bawean ada di Laut Jawa. (Twitter/PostMKG)

Dosen Teknik Geofisika Institut Teknologi Surabaya Amien Widodo memastikan kalau gempa besar yang terjadi hari ini terjadi akibat aktifnya Sesar Bawean di Laut Jawa.

“Namanya Sesar Bawean. Letaknya tapi nggak di Pulau Bawean, melainkan di laut dekat dengan pulau tersebut. Arah sesarnya itu serong dari utara ke timur,” ungkap laki-laki yang juga dikenal sebagai peneliti senior Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim dari ITS tersebut sebagaimana dilansir dari Detik, Jumat (22/3).

Lantas, mengapa guncangannya bisa dirasakan jauh sampai ke Jakarta dan Banjarmasin? Kalau hal ini, disebabkan oleh kedalaman pusat gempanya yang hanya 10 kilometer, Millens. Hal ini cukup kontras dengan gempa-gempa di Laut Jawa sebelumnya yang biasanya berada di kedalaman lebih dari 100 kilometer.

Belum ada keterangan resmi terkait dengan kerusakan atau korban yang diakibatkan oleh gempa yang cukup kuat ini. Apalagi, nggak jauh dari titik gempa, ada lebih dari 100 ribu jiwa yang tinggal di Pulau Bawean.

Yap, karena kita tinggal di negara dengan banyak sesar dan pertemuan lempeng benua, gempa memang bisa menerjang kapan saja tanpa diduga. Yang penting, kita selalu waspada dan mengetahui mitigasi yang tepat jika sewaktu-waktu gempa datang seperti gempa Bawean ini, ya, Millens? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: