BerandaHits
Sabtu, 14 Feb 2025 16:28

Sejarah Cokelat sebagai Hadiah Favorit di Hari Valentine

Cokelat melengkapi perayaan Hari Valentine. (The Guardian via Tribunnews)

Cokelat telah lama menjadi hadiah favorit di Hari Valentine, tetapi tradisi ini berakar pada sejarah panjang yang melibatkan peradaban kuno, bangsawan Eropa, dan strategi pemasaran modern.

Inibaru.id - Setiap tanggal 14 Februari, cokelat menjadi salah satu hadiah paling populer yang diberikan kepada orang terkasih. Namun, bagaimana cokelat bisa menjadi simbol kasih sayang dan hadiah favorit saat Hari Valentine? Tradisi ini memiliki akar sejarah panjang yang berkaitan dengan budaya, kerajaan, dan pemasaran modern.

Cokelat telah dikonsumsi sejak peradaban Mesoamerika kuno, di mana suku Maya dan Aztec menganggapnya sebagai minuman para dewa. Suku Aztec bahkan menggunakan biji kakao sebagai mata uang dan percaya bahwa cokelat memiliki khasiat meningkatkan energi serta gairah.

Ketika cokelat diperkenalkan ke Eropa pada abad ke-16 melalui penjelajah Spanyol, minuman cokelat mulai menjadi populer di kalangan bangsawan. Pada abad ke-17, cokelat dikaitkan dengan romansa karena dianggap memiliki sifat afrodisiak.

Raja Charles II dari Inggris dan Raja Louis XIV dari Prancis dikenal sebagai pecinta cokelat, yang memperkuat kesan bahwa cokelat adalah simbol cinta dan kemewahan.

Hubungan dengan Hari Valentine

Richard Cadbury berinovasi dengan membuat wadah berbentuk hati untuk menarik minat konsumen. (Pexels)

Hari Valentine mulai dirayakan secara luas pada abad ke-18 di Eropa, ketika orang-orang mulai bertukar surat cinta dan hadiah kecil sebagai tanda kasih sayang. Pada abad ke-19, Richard Cadbury, seorang pembuat cokelat asal Inggris, menciptakan kotak cokelat berbentuk hati sebagai bagian dari strategi pemasaran perusahaannya. Desain kemasan yang romantis ini segera menjadi populer, memperkuat hubungan antara cokelat dan Hari Valentine.

Di Jepang, tradisi memberikan cokelat saat Hari Valentine diperkenalkan pada tahun 1950-an oleh perusahaan cokelat. Uniknya, di sana terdapat kebiasaan khusus di mana perempuan yang memberikan cokelat kepada laki-laki pada 14 Februari, dan laki-laki membalasnya pada Hari Putih (White Day) sebulan kemudian.

Cokelat dan Pemasaran Modern

Seiring perkembangan zaman, industri cokelat semakin mengukuhkan posisinya dalam perayaan Valentine melalui kampanye pemasaran yang efektif. Merek-merek terkenal seperti Hershey’s, Godiva, dan Ferrero Rocher memanfaatkan daya tarik cokelat sebagai hadiah ideal untuk menyampaikan rasa cinta dan penghargaan.

Kini, cokelat hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari praline mewah hingga cokelat batangan sederhana, menjadikannya hadiah yang dapat dinikmati oleh semua kalangan. Baik sebagai ungkapan cinta romantis maupun tanda kasih untuk keluarga dan teman, cokelat tetap menjadi simbol manis dalam perayaan Hari Valentine di seluruh dunia.

Dengan sejarah yang kaya dan makna yang mendalam, nggak mengherankan jika cokelat terus menjadi hadiah favorit untuk mengungkapkan perasaan di hari penuh cinta ini.

Wah, menarik juga ya asal-usul cokelat sebagai hadiah favorit Valentine ini? Ternyata karena packagingnya yang menarik, Millens! (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: