BerandaHits
Minggu, 23 Jul 2022 11:38

Sebabkan Macet Panjang, Ini Alasan Jembatan Wonokerto Diperbaiki

Jembatan Wonokerto diperbaiki, masyarakat bisa memakai jalur alternatif Semarang - Demak. (Dinkominfo.demakkab)

Banyak yang bertanya, kenapa Jembatan Wonokerto yang sekilas masih kokoh harus diperbaiki. Ini alasannya.

Inibaru.id - Warga yang saban hari melewati Jalur Pantura Semarang-Demak kini harus bersabar karena kemacetan yang terjadi. Sumber kemacetan disebabkan karena perbaikan Jembatan Wonokerto yang ada di Desa Wonokerto, Kecamatan Karangtengah, Demak.

Seperti yang telah dikabarkan sebelumnya, proyek pengerjaan perbaikan ini akan memakan waktu yang cukup lama. Mulai dibongkar Rabu (20/7) lalu, pengerjaan Jembatan Wonokerto diprediksi bakal selesai pada April 2023.

Terjebak macet memang menjemukan. Namun menggerutu terus dengan kemacetan yang terjadi juga nggak ada gunanya. Dengan kepala dingin, marilah kita cari tahu kenapa Jembatan Wonokerto ini harus diperbaiki.

Perlu kamu tahu, usia jembatan ini hampir 50 tahun. Keberadaannya di Jalur Pantura membuat jembatan ini selalu ramai kendaraan. Perannya yang sangat vital itu membuat Pemerintah Pusat harus selalu memastikan jembatan dalam keadaan kuat dan aman dilalui.

Menurut Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, jembatan Wonokerto yang berada di batas Kota Semarang dan Kabupaten Demak ini tergolong jembatan jenis Callender Hamilton (CH) yang berusia cukup lama.

“Ada 38 jembatan di Jawa yang setipe itu (Callender Hamilton) yang dibangun antara tahun 1970-1980. Sekarang sedang kita programkan untuk diganti karena umurnya sudah lebih dari rencana,” terang Basuki pada Kamis (4/2/2021).

Nah, itulah alasan kenapa meski menyebabkan kemacetan hingga berjam-jam, proyek peremajaan Jembatan Wonokerto tetap dilakukan.

Jalur Alternatif

Kamu harus melewati jalur itu karena sedang ada keperluan? Tenang, meski nggak seperti pada saat Jembatan Wonokerto baik-baik saja, jalur itu tetap bisa dilewati.

“Sudah kami koordinasikan dengan instansi terkait agar tidak ada penutupan. Jadi arus lalu lintas tetap berjalan dengan menerapkan contra flow,” jelas Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono, Rabu (20/7).

Selain itu, aparat juga sudah menyiapkan jalur alternatif Semarang-Demak atau sebaliknya. Yuk simak jalurnya agar nggak kesasar nanti!

Jembatan Wonokerto diperbaiki karena faktor keamanan. (Suaramerdeka)

Kalau kamu berasal dari Kudus pengin ke Semarang, bisa langsung mengambil jalur Wonosalam - Dempet - Godong - Karangawen, Mranggen - Semarang.

Selain itu, kamu juga bisa melewati Kota Demak, lalu belok kiri di pertigaan Pasar Buyaran. Setelah melalui wilayah Kecamatan Guntur dan perempatan Karangawen, maka belok kanan menuju Mranggen lalu Kota Semarang.

Sedangkan dari Semarang menuju Demak atau Kudus, kamu bisa memakai jalur alternatif Pertigaan Genuksari - Pasar Genuk - Karangroto - Bulusari -Guntur - Buyaran - Demak.

Jalur-jalur yang disebutkan tadi nggak selebar Jalur Panturaa ya, Millens. Jadi, jangan heran jika kemacetan juga muncul di jalan alternatif itu.

“Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan agar bersabar. Polres Demak menyiapkan dua pos pengamanan selama proses pembangunan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas,” lanjut AKBP Budi Adhy Buono.

Ya, mengingat perbaikan jembatan Wonokerto baru rampung pada April 2023, sepertinya kamu bakal sering memakai jalur alternatif tersebut saat berada di Pantura Demak, ya? (Sua,Bin/IB09/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: