BerandaHits
Kamis, 1 Apr 2026 15:01

Ribuan Turis Asing Serbu Semarang saat Lebaran, tapi Okupansi Hotel Justru Melemah

Seseorang tengah melakukan peragaan busana di kawasan Kota Lama Semarang. (Inibaru.id/ Sundara)

Jumlah wisatawan yang berlibur ke Kota Semarang melonjak selama Lebaran, namun kenaikan itu tak sepenuhnya diikuti tingkat okupansi hotel yang justru cenderung menurun.

Inibaru.id - Momentum libur Lebaran kembali menegaskan posisi Kota Semarang sebagai destinasi favorit. Wisatawan lokal hingga turis asing memadati berbagai objek wisata dan hotel, menjadikan kota ini tetap hidup selama masa libur lebaran.

Data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menyebutkan selama periode 13-28 Maret 2026, total kunjungan wisatawan yang berlibur ke Semarang mencapai 514.688 orang. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa mobilitas liburan masih tinggi, terutama karena didorong momentum lebaran.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.217 turis asing tercatat ikut menikmati suasana Kota Lunpia. Kehadiran turis internasional ini menegaskan bahwa Semarang nggak sekadar ramai secara domestik, tetapi juga mulai dilirik sebagai destinasi global.

Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari, menilai tren kunjungan tahun ini cenderung positif. Salah satu faktor pendorongnya adalah kebijakan Work From Anywhere (WFA) dari pemerintah pusat yang memberi ruang lebih fleksibel bagi masyarakat untuk bepergian.

"Destinasi favorit selama Lebaran 2026 masih kawasan Kota Lama Semarang. Selain itu, kawasan heritage seperti Lawang Sewu juga tetap jadi magnet wisata," ujar Indriyasari kepada Inibaru.id, Selasa (31/3/2026).

Nggak Semua Lokawisata 

Nggak hanya itu, sejumlah destinasi lain seperti Taman Lele, Taman Lalu Lintas Semarang, Gua Kreo, dan Jembatan Kaca di Hutan Tinjomoyo juga dipadati pengunjung. Apalagi, gelaran Mahakarya Goa Kreo dan Sesaji Rewanda juga sukses menambah daya tarik di akhir pekan.

Meski demikian, nggak semua lokawisata mengalami lonjakan pengunjung. Semarang Zoo justru mencatat penurunan pengunjung selama libur lebaran kali ini. Hal tersebut menjadi catatan penting bagi pengelola untuk berbenah.

"Persoalan parkir juga masih jadi pekerjaan rumah (PR). Lonjakan pengunjung membuat kapasitas parkir terasa kurang dan ini harus segera dievaluasi," paparnya.

Okupansi Hotel Justru Menurun

Di sisi lain, tingkat okupansi hotel menunjukkan pola yang kontras. Dalam tiga hari setelah Lebaran, okupansi penginapan sempat melonjak hingga di atas 90 persen, menandakan adanya pergeseran pola menginap wisatawan.

Namun, secara keseluruhan, okupansi hotel selama periode 18-25 Maret 2026 justru mengalami penurunan. Rata-rata okupansi tercatat sekitar 76,41 persen, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu (78,76 persen) atau terjadi penurunan sekitar 2,35 persen.

"Lonjakan okupansi terjadi setelah hari H Lebaran. Dari 82,83 persen saat Lebaran, naik ke 95,53 persen keesokan harinya, lalu turun ke 93,26 persen pada hari ketiga," tandasnya.

Lonjakan wisatawan menjadi sinyal positif bagi pariwisata Kota Semarang, tapi ketimpangan dengan okupansi hotel menunjukkan masih ada celah yang perlu dibenahi agar dampak ekonominya benar-benar merata. Kamu sempat berkunjung ke Kota Semarang juga nggak nih? (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Temuan Prasasti di Klaten Bukan yang Pertama, Diduga Terhubung dengan Dua Prasasti Era Kolonial

18 Jun 2026

AMSI Dorong Kolaborasi Media untuk Menghadirkan Informasi Iklim yang Lebih Kredibel

19 Jun 2026

Kenapa Harga Pertamax Belum Turun Meski Ada Penurunan Harga Minyak Dunia? Ini Faktor yang Mempengaruhinya

20 Jun 2026

Mengapa Kebo Bule Selalu Hadir dalam Kirab Malam 1 Suro? Begini Sejarah dan Maknanya

21 Jun 2026

Melihat yang Luput: Dari Kudus, Festival Film Anak Bangsa Menyalakan Ruang Bagi Cerita-Cerita Kecil

22 Jun 2026

Kenali Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 Asli, Jangan Sampai Tertipu Oknum Mengatasnamakan BPS

23 Jun 2026

B50 Siap Beredar Juli 2026, Pemerintah Optimistis Tak Perlu Lagi Impor Solar

24 Jun 2026

Mendag Tegaskan NIB untuk Penjual Online Bukan untuk Pungutan Pajak

25 Jun 2026

5 Alasan Penting Mengapa Anda Harus Mengunjungi Dunia Fantasi Ancol Tahun Ini

25 Jun 2026

Dasun di Lasem, Galangan Kapal yang Pernah Menopang Armada Majapahit hingga Demak

26 Jun 2026

Pertamina: Harga BBM Berpotensi Turun Bertahap Mulai Juli

27 Jun 2026

Barikan Sitinggil, Cara Warga Kriyan Merawat Jejak Ratu Kalinyamat Lewat Doa dan Kebersamaan

28 Jun 2026

Masyarakat Bisa Pilih Logo HUT Ke-81 RI, Pemerintah Buka Polling hingga 28 Juni

29 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: