BerandaHits
Selasa, 3 Nov 2025 13:01

Raih Dua Gelar di Chennai Open 2025, Janice Tjen Tutup Musim dengan Peringkat Tertinggi

Petenis Indonesia Janice Tjen mencetak menjuarai dua nomor sekaligus pada turnamen WTA 250 Chennai Open 2025 di India. (WTA Tour)

Petenis Indonesia Janice Tjen menorehkan sejarah di Chennai Open 2025 dengan menjuarai dua nomor sekaligus: tunggal dan ganda. Prestasi ini mengantarkannya naik ke peringkat tertingginya di WTA, yakni ke-53 dunia tunggal dan ke-85 dunia ganda.

Inibaru.id - Petenis Indonesia Janice Tjen mencetak sejarah baru di dunia tenis putri nasional setelah menjuarai dua nomor sekaligus pada turnamen WTA 250 Chennai Open 2025 di India; yakni pada nomor tunggal dan ganda.

Kemenangan ini menandai puncak kariernya sepanjang musim 2025 dan mengantarkannya menembus peringkat ke-53 dunia tunggal dan ke-85 dunia ganda versi WTA.

Dalam laga final tunggal yang digelar Minggu (2/11/2025) waktu setempat, Janice menundukkan petenis Australia Kimberly Birrell dengan skor 6-4, 6-3. Sehari berselang, pada Senin (3/11) dini hari, dia kembali meraih kemenangan bersama Aldila Sutjiadi.

Duo petenis Indonesia itu tampil gemilang kala mengalahkan pasangan unggulan Monica Niculescu (Rumania) dan Storm Hunter (Australia) dengan skor 7-5, 6-4 di partai puncak ganda putri. Kemenangan itu pun menggenapi deretan prestasi Janice dalam tur WTA musim ini.

Nggak berhenti di situ, prestasi ini sekaligus mengukuhkannya sebagai salah satu petenis Asia paling konsisten sepanjang 2025. Secara keseluruhan, setahun belakangan petenis 23 tahun ini sudah mengoleksi 13 gelar ITF tunggal dan 6 gelar ITF ganda, serta dua trofi WTA lain di Suzhou dan Guangzhou.

Dari NCAA ke Tur Dunia

Lahir di Jakarta, 6 Mei 2002, sepertinya nggak berlebihan menyebut Janice Tjen sebagai salah seorang petenis putri Indonesia paling berprestasi setelah era Angelique Widjaja. Dengan tinggi 171 sentimeter dan gaya right-handed backhand dua tangan, dia menonjol berkat kombinasi kekuatan dan ketenangannya.

Kecintaannya pada tenis tumbuh sejak remaja, berkat dukungan rekannya sesama petenis nasional, Priska Madelyn Nugroho. Untuk meniti karier profesional, Janice menempuh jalur pendidikan di AS. Dia sempat bergabung dengan Universitas Oregon pada 2020, lalu pindah ke Universitas Pepperdine pada 2021.

Bersama tim Pepperdine, Janice sukses menembus final NCAA Women’s Tennis Championship, sebelum meraih gelar Sarjana Sosiologi pada 2024.

Oya, karier profesional Janice dimulai pada 2018 dan merebut perhatian publik ketika menyumbangkan medali perunggu di Asian Games Hangzhou 2022 pada nomor ganda putri bersama Aldila Sutjiadi. Tahun berikutnya, dia tampil dominan dengan tiga medali emas di sektor tunggal, ganda, dan beregu di PON Aceh-Sumut 2024.

Konsistensinya sepanjang musim 2024–2025 membuat Federasi Tenis Internasional (ITF) menobatkannya sebagai Player of the Month selama dua bulan berturut-turut (Mei dan Juni) pada 2025. Dalam periode itu, Janice mencatatkan 25 kemenangan beruntun dan merebut lima gelar hanya dalam satu bulan.

Kuda Hitam di Grand Slam

Janice Tjen digadang sebagai salah seorang petenis paling potensial di Indonesia setelah era Angelique Widjaja. (Getty Images/Robert Prange)

Nama Janice kian moncer di kancah dunia ketika menembus babak utama Grand Slam pertamanya di AS Terbuka 2025. Tampil sebagai kuda hitam, dia membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan ke-24 Veronika Kudermetova pada babak pertama.

Kemenangan ini menjadikannya sebagai pemain Indonesia pertama yang menang di turnamen Grand Slam sejak 2003, atau 22 tahun setelah Angelique Widjaja. Meski akhirnya tumbang di tangan mantan juara US Open 2021 Emma Raducanu, Janice tetap bisa menegakkan kepala dengan pencapaian itu.

Terobosan berikutnya datang di WTA Sao Paulo Open 2025, saat Janice menembus final tunggal WTA pertamanya. Meskipun berakhir sebagai runner-up, pencapaian tersebut sukses mengukuhkan dirinya sebagai petenis tunggal Indonesia pertama dalam 23 tahun yang tampil di final tur WTA.

Rangkaian keberhasilan Janice berlanjut pada Oktober 2025 lalu ketika dia bersama Aldila Sutjiadi merebut gelar WTA 125 Suzhou Open, lalu menggandeng Katarzyna Piter untuk menjuarai WTA Guangzhou Open.

Menutup Musim dengan Peringkat Tertinggi

Hanya berselang dua pekan sejak penampilan gemilang di Tiongkok, Chennai berhasil menjadi penggung pembuktian tertinggi Janice ketika dia berhasil menyapu dua gelar sekaligus di nomor tunggal dan ganda.

Berkat kemenangan itu, Janice berhasil menutup musim 2025 di peringkat ke-53 dunia tunggal dan ke-85 dunia ganda. Peringkat tersebut merupakan posisi tertinggi yang berhasil diraihnya sepanjang kariernya di dunia tenis sejauh ini.

Sedikit informasi, total hadiah yang telah dia kumpulkan sepanjang karier profesional tersebut mencapai 354.621 dolar AS atau sekitar Rp5,5 miliar. Posisi tersebut kian menegaskan statusnya sebagai salah satu petenis muda Asia paling berpotensi di kancah global sekarang ini.

Keberhasilan Janice Tjen menorehkan prestasi di ajang internasional membawa angin segar bagi dunia tenis Indonesia. Setelah sekian lama absen dari peta elit dunia, kiprahnya menunjukkan bahwa regenerasi tenis nasional berjalan ke arah yang menjanjikan.

Dengan usia yang baru meninjak 23 tahun dan performa yang terus meningkat, Janice kini disebut-sebut sebagai harapan baru tenis Indonesia untuk bersaing di level Grand Slam dan WTA Tour. Selamat ya, Janice! (Siti Khatijah/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: