BerandaHits
Senin, 8 Jun 2025 12:47

PR Dihapus, Apa Dampaknya bagi Siswa?

Ilustrasi: Kebijakan penghapusan PR diterapkan salah seorang gubernur provinsi di Indonesia. (Shutterstock)

Sudah ada penelitian yang mengungkap hasil penghapusan PR bagi anak sekolah? Apakah memberikan dampak baik atau buruk?

Inibaru.id – Kamu pasti sudah tahu soal salah seorang gubernur provinsi yang bikin kebijakan menghapus PR sekolah bagi anak. Kebijakan ini tentu bikin pendapat pro dan kontra bermunculan dari berbagai pihak.

Salah satu orang tua yang tinggal di Genuk, Kota Semarang bernama Dio mengaku mendukung dengan kebijakan ini meski belum diberlakukan di provinsinya. Kalau menurutnya, selama ini keberadaan PR hanya bikin anak-anak jadi merasa terbebani dan nggak bisa lepas bermain dengan teman-teman sebayanya usai pulang sekolah.

“Kalau menurut saya, anak-anak ya sudah mendapatkan waktu belajarnya di sekolah. Saat sore mereka bisa bermain dengan teman-temannya dan pas malam bisa punya waktu dengan keluarga. Belajar mengulang pelajaran sekolah di rumah nggak apa-apa. Tapi kalau ada PR, kesannya malah jadi ada beban buat mereka untuk harus mengerjakannya,” ucap Dio pada Jumat (6/6/2026).

Di sisi lain, orang tua yang juga berprofesi sebagai guru sekolah dari Kabupaten Semarang, Annisa, merasa kebijakan penghapusan PR kurang tepat karena dengan adanya PR itulah, anak jadi mau belajar di rumah.

“Tanpa adanya PR, kebanyakan anak sudah malas untuk mengulang pelajaran sekolah. Makanya, PR dibuat agar mereka akhirnya mau melakukannya,” kata Annisa.

Ilustrasi: Ada beberapa penelitian yang mengungkap dampak penghapusan PR bagi anak sekolah. (Unsplash/Annie Spratt)

Selain kedua pendapat yang bertolak belakang tersebut, terdapat hasil penelitian yang dimuat dalam sebuah jurnal berjudul Journal of Catholic Education yang dilakukan di sebuah sekolah di Amerika Serikat, St Patrick’s Catholic School.

Hasil penelitiannya adalah 70 persen siswa sekolah tersebut mengalami stress tingkat tinggi gara-gara tugas sekolah, termasuk PR. Tatkala jumlah PR tersebut dikurangi sampai 50 persen selama 3 bulan, tingkat stresnya berkurang sampai 30 persen. Uniknya, performa akademiknya cenderung stabil, lo.

Penelitian lain yang dilakukan di Stanford University menyebut 72 persen siswa mengaku kerap merasakan stress akibat adanya PR. Ada yang merasa PR mengurangi waktu berkualitas dengan keluarga dan bikin mereka nggak bisa tidur nyenyak.

Meski begitu, bukan berarti menghapus PR berarti bagus untuk anak sekolah. Kalau menurut penelitian yang diungkap Journal in Psychology, penghapusan PR harus diiringi dengan strategi pembelajaran yang lebih efektif di sekolah, serta kurikulum yang tepat. Kalau nggak ada hal ini, anak nggak bisa menyerap pelajaran dengan baik, deh.

Hm, ternyata penghapusan PR belum tentu serta merta langsung memberikan dampak positif bagi anak sekolah, ya. Kalau kamu sendiri, cenderung setuju PR dihapus atau nggak nih, Millens? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

BRIN Targetkan Luncurkan Satelit NEO-1 pada Januari 2027, Tonggak Kemandirian Teknologi Antariksa Indonesia

13 Jul 2026

Indonesia dan India Berkolaborasi Konservasi Candi Prambanan, Perkuat Pariwisata Budaya Kelas Dunia

14 Jul 2026

Warisan Sejarah Indonesia Kembali, Dua Arca Buddha Kuno Dipulangkan dari AS

14 Jul 2026

4 Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Tepung Tapioka Terbaik 2026 Versi Taste Atlas

15 Jul 2026

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: