BerandaHits
Senin, 24 Jul 2022 20:05

Persiapan yang Harus Kamu Lakukan Sebelum Masuk ke Toko Barang Mewah

Sebelum berbelanja ke butik berlabel mewah, ada persiapan-persiapan yang harus kamu lakukan, agar mendapat pelayanan yang memuaskan dari staf yang ada di toko. (Facetofeet)

Berencana membeli barang mewah di gerai resminya? Nggak hanya sekadar membawa banyak uang, kita juga harus menjalankan aturan nggak tertulis yang berlaku di sana agar acara shopping berjalan menyenangkan.

Inibaru.id - Kita sudah sering mendengar para artis atau publik figur mengenakan barang fesyen branded untuk berbagai alasan. Ada yang menganggap tas, baju, kacamata, dan arloji bermerek mampu membentuk status sosial yang diinginkannya, ada pula yang membeli karena membutuhkannya.

Apapun alasannya, kita sepakat bahwa barang branded memang mempunyai kualitas kelas satu, harga yang mahal, dan bentuk fisik barang yang mewah. Karena hal-hal itulah membeli barang branded nggak sama halnya seperti saat kita membeli baju di pasar atau toko baju pinggir jalan.

Membeli langsung ke store barang branded itu sedikit lebih rumit, Millens. Nggak sekadar datang, membayar lalu membawa pulang barang yang kita inginkan seperti halnya saat kita berbelanja di swalayan. Saat datang ke butik label mewah, ada segenap aturan nggak tertulis yang baiknya dilakukan.

Inilah beberapa aturan yang hendaknya kamu lakukan jika suatu saat berkesempatan membeli barang mewah langsung ke gerai resminya.

Jangan Malas untuk Dress Up

Nggak perlu memakai gaun mahal, saat memasuki toko barang mewah kamu cukup berpenampilan rapi. Dress sederhana atau paduan celana jeans dan blazer pun sudah cukup. (Newmarket)

Jangan sekali-kali mengenakan baju seadanya saat memasuki toko barang mewah. Kalau hal itu tetap kamu lakukan, jangan marah jika pelayan toko enggan bahkan mengabaikan kehadiranmu.

Ya, ketika berbelanja di butik high end, berdandan dan berpenampilan rapi telah menjadi norma. Staf di sana pun berpenampilan rapi dengan mengenakan setelan jas. Bukankah kita akan segan jika bergaya terlalu santai?

Oia, berpenampilan rapi dalam hal ini maksudnya bukan berarti harus memakai baju dan tas berlogo serta perhiasan yang mencolok, ya. Memakai jeans dengan kemeja putih, blazer hitam, dan sepatu berhak tinggi atau sneaker pun sudah cukup.

Riset Produk

Galleria Vittorio Emmanuele di Milan merupakan salah satu pusat perbelanjaan barang mewah yang ada di luar negeri. (Gobbi1842)

Saat berbelanja di butik barang mewah sebaiknya kamu sudah tahu sesuatu yang bakal kamu beli. Caranya dengan melakukan riset sederhana tentang produk tersebut. Contohnya, saat akan membeli tas, maka cari tahulah mengenai jenis, tipe ukuran, material, dan detail.

Mengetahui informasi sederhana tentang produk yang dijual secara nggak sadar dapat meningkatkan kepercayaan diri kita. Kebanyakan orang mungkin membeli barang karena ikut tren, tapi dengan memiliki pengetahuan soal barang tersebut, menunjukkan bahwa kamu mempunyai pertimbangan lain.

Bertanya pada Staf

Biasanya saat berbelanja di butik label mewah kamu akan disambut dan ditemani oleh staf yang biasa disebut sebagai Shopping Assistant (SA) atau Client Advisor. Mereka yang akan mengecek stok ketersediaan barang dan menjelaskan mengenai produk.

Jangan ragu untuk bertukar kartu nama dengan SA ya, Millens. Dengan begitu kamu bisa saja akan mendapatkan informasi mengenai sale dan jadwal kedatangan barang baru.

Jangan Ragu untuk Mencoba

Cobalah barang yang akan kamu beli sampai menemukan yang paling cocok. Nggak perlu merasa terintimidasi atau malas untuk mencoba. (Pexels/Mnz)

Saat akan membeli barang bermerek, jangan ragu untuk mencobanya. Mengingat harganya yang tinggi, jangan sampai barang yang sudah kamu beli ternyata nggak pas atau nggak cocok.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu tahu sebelum berbelanja barang berlabel mewah. Hal itu perlu diketahui agar kamu nggak kaget dan bisa menikmati acara berbelanja di sana. (Bea/IB20/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: