BerandaHits
Sabtu, 1 Feb 2019 09:49

Tembus Pasar Hollywood, Ini Perjalanan Film Bali: Beats of Paradise

Film Bali: Beats of Paradise. (Livi Zheng)

Film Bali: Beats of Paradise karya sutradara Tanah Air Livi Zheng mendapat banyak apresiasi dari luar negeri. Selain laku keras di bioskop Amerika, film ini juga ditayangkan di sejumlah negara. Berikut ulasannya.

Inibaru.id – Film layar lebar berjudul Bali: Beats of Paradise menyita perhatian para penikmat film luar negeri. Film besutan Livi Zheng itu sudah berkelana ke sejumlah bioskop di Asia, Eropa, hingga Amerika. Di Negeri Paman Sam, film itu ditayangkan di sejumlah bioskop dan menuai banyak pujian.

Bali: Beats of Paradise adalah film dokumenter yang mengisahkan kehidupan seniman gamelan, I Nyoman Wenten yang lebih dari 40 tahun hidup dan mengajar gamelan di Los Angeles, Amerika Serikat. Selain mengupas kehidupan Wenten, film ini juga fokus mengenalkan alat musik khas Indonesia gamelan.

Film ini kali pertama diputar pada Academy of Motion Pictures Arts and Sciences yang digelar di Samuel Goldwyn Theater, Beverly Hills, Amerika Serikat pada 7 November 2018. Pada 16 November, film itu diputar di sejumlah bioskop di Amerika.

Sebulan setelahnya, Bali: Beats of Paradise juga ditayang di Walt Disney Animation Studios. Film ini pun ditonton sejumlah produser film ternama seperti Moana hingga Head of Story Frozen.

Baru-baru ini, film yang dibintangi Judith Hill itu juga diputar di bangunan tertinggi di Korea Selatan yakni Observatorium Seoul Sky. Saat ditayangkan pada Selasa (29/1/2019), penonton diberikan suguhan indahnya Bali dan gamelan Bali melalui layar raksasa.

Untuk menonton Bali:Beats of Paradise di bangunan tertinggi itu, penonton harus membayar tiket masuk berkisar antara 27 ribu won hingga 50 ribu Won atau sekitar Rp 345 ribu sampai Rp 640 ribu. Film ini pun menuai pujian dari sejumlah pakar film dan akademisi Korea Selatan.

Bali:Beats of Paradise juga masuk seleksi nominasi Piala Oscar untuk kategori Best Movie, bersaing dengan 347 film hollywood lainnya. Kendati akhirnya nggak lolos masuk nominasi, film karya anak bangsa ini tetap difavoritkan pegiat perfilman dan kritikus film dunia.

Selain berhasil tayang di sejumlah negara, pembuatan film ini juga nggak luput dari kejutan. Salah satu kejutannya adalah sang sutradara berkolaborasi dengan Judith Hill dan Norman Hollyn. Judith Hill merupakan seorang penyanyi terkenal yang pernah mendapatkan penghargaan Best Music Film pada Grammy Awards 2015 lalu.

Wah, bangga nih film karya anak bangsa bisa bersaing di kancah internasional. Kamu sudah nonton filmnya belum, Millens? (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: