BerandaHits
Sabtu, 27 Jul 2018 15:05

Gelombang Tinggi di Selatan Jawa Diprakirakan Berlangsung Hingga Akhir Juli

Perahu nelayan menerjang gelombang tinggi di perairan Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah. (Kompas.com/Iqbal Fahmi)

Gelombang tinggi masih menghantui masyarakat di pesisir selatan Pulau Jawa. Fenomena tersebut diprakirakan berlangsung hingga akhir Juli.

Inibaru.id – Akhir-akhir ini gelombang tinggi menghantam pesisir pantai selatan Jawa. Sejumlah bangunan bahkan dilaporkan rusak akibat gelombang tersebut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut tingginya gelombang itu disebabkan kecepatan angin yang meningkat.

BMKG mencatat kecepatan angin di Jawa Barat pada Rabu (25/7/2018) mencapai 37 kilometer per jam. Kecepatan angin yang tinggi itu mengakibatkan gelombang setinggi 9 meter menghantam sepanjang pesisir Jawa Barat.

“Kondisi normal itu sekitar 10 kilometer per jam. Karena kecepatan angin meningkat, maka gelombang laut menjadi tinggi,” terang Kepala BMKG Tony Agus Wijaya.

Tony menambahkan gelombang tinggi itu memang biasa terjadi di puncak musim kemarau sekitar Juli hingga Agustus. Pada bulan-bulan tersebut, angin dari benua Australia akan menguat dan dominan sehingga gelombang dari arah selatan akan semakin besar.

Nggak hanya di wilayah Jawa Barat, wilayah lain di selatan Pulau Jawa pun mengalami hal yang sama.

“Bahkan seluruh pantai selatan di seluruh Pulau Jawa, semuanya terdampak,” imbuhnya seperti ditulis Tempo.co, Jumat (27/7).

Pekan ini, gelombang tinggi di pantai selatan Jawa diprediksi belum mereda. BMKG merilis prakiraan gelombang tinggi di selatan Jawa Barat pada 26-28 Juli 2018 antara 3-5 meter, pada 29 Juli antara 3-6 meter, 30 Juli antara 3-5 meter, dan 31 Juli antara 2,5-3,5 meter.

Mengurangi Aktivitas di Pantai

Untuk mengurangi dampak buruk dari gelombang tinggi ini, Tony mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di pinggir pantai. Para nelayan di perairan selatan Jawa Barat misalnya, diminta untuk menunda aktivitas melaut serta menarik perahunya ke daratan agar nggak disapu ombak tinggi.

Wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan juga diharapkan untuk nggak berenang di laut. Seluruh orang yang sedang ada di kawasan pantai selatan Jawa harus tetap menjaga jarak dengan laut setidaknya hingga awal Agustus mendatang.

Wah, sepertinya sobat Millens harus mengurungkan niat ke pantai dulu deh sebelum semuanya aman. Ingat, utamakan keselamatan ya. (IB13/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: