BerandaHits
Rabu, 9 Apr 2019 10:00

Delapan Kios Pasar Manis Purwokerto Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kebakaran pasar. (Antara/Widodo S Jusuf)

Delapan kios sembako di Pasar Manis Purwokerto ludes terbakar pada Selasa (9/4/2019) pukul 04.30 WIB. Satu jam kemudian, api berhasil dijinakkan petugas pemadan kebakaran setempat.

Inibaru.id - Sebanyak delapan kios sembako yang ada di lantai 2 Pasar Manis Purwokerto, Jawa Tengah dilahap si jago mereh pada Selasa (9/4/2019) pagi. Kebakaran ini membuat pengunjung pasar yang ada di lantai 1 panik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dari kasus kebakaran tersebut.

Kompas.com, Selasa (9/4) menulis, belum ada aktivitas apapun di lantai 2 Pasar Manis sehingga tidak ada korban jiwa atau luka. Hanya saja, kebakaran ini menyebabkan pemilik kios mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Salah satu pemilik kios yang merugi Sarwijan, menyebut kebakaran terjadi setelah salat Subuh. Mengetahui hal itu, Sarwijan langsung bergegas ke pasar untuk menyelamatkan barang dagangannya. Nahas, hal itu sudah terlambat, kiosnya sudah ludes terbakar.

“Tadi habis subuh dapat kabar kalau ada delapan kios yang terbakar termasuk pasar saya. Kios milik saya habis, nggak ada barang yang bisa diselamatkan. Kemungkinan kerugiannya mencapai Rp 25 juta,” ucap Sarwijan.

Diduga Karena Korsleting Listrik

Sarwijan menduga kebakaran ini karena korsleting listrik. Hal ini karena listrik di salah satu kios yang dekat dengan kiosnya sering mati. Namun, kelistrikan di kios tersebut sebenarnya sudah diperbaiki.

“Kios paling ujung listriknya sering anjlok tapi sudah diperbaiki,” jelas Sarwijan.

Sementara itu, Komandan Regu 2 Pemadam Kebakaran Banyumas, Jawa Tengah Ali Zarmahsum menyebut dua unit mobil kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Api pun bisa dikendalikan sekitar pukul 05.30 WIB.

“Tadi pagi sekitar pukul 04.30 WIB ada ibu-ibu lewat di depan markas Damkar dan melaporkan Pasar Manis Kebakaran. Kami langsung meluncur dan satu jam kemudian api sudah bisa dipadamkan," kata Ali.

Hingga sekarang, Ali belum bisa memastikan penyebab kebakaran dan memilih untuk menunggu hasil penyelidikan polisi.

Kasus-kasus kebakaran seperti ini sudah seharusnya bisa dicegah, terlebih penyebab kebakaran di pasar seringkali sama yakni korsleting listrik. Semoga kasus kebakaran seperti ini nggak terjadi lagi ya, Millens. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: