BerandaHits
Sabtu, 10 Agu 2018 10:11

Kemdikbud Tetapkan Paceri Nanas dan Sayur Keladi sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Paceri nanas. (Republika.co.id)

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI menetapkan dua kuliner Pontianak, Paceri Nanas dan Sayur Keladi sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Dengan begitu, hak paten kedua makanan itu menjadi milik Pontianak.

Inibaru.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI menetapkan dua kuliner Pontianak sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) 2018. Dua kuliner itu adalah Paceri Nanas dan Sayok Keladi (Sayur Keladi). Kedua kuliner itu ditetapkan sebagai WBTB setelah melalui proses sidang pada 1–3 Agustus 2018.

Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengatakan kedua kuliner itu diusulkan sebagai WBTB karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

“Saya memang minta kuliner yang diajukan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Nah, kedua kuliner itu mempunyai nilai ekonomis dan bakal dilirik penikmat kuliner,” katanya seperti dikutip dari Republika.co.id, Kamis (9/8).

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Rendrayani mengatakan, selain ekonomis, kedua makanan yang diusulkan jadi WBTB sejak Januari lalu itu juga dimasak dari bahan-bahan khusus.

“Kami mengusulkan ini karena memang ini adalah makanan khas Melayu serumpun khas Kota Pontianak. Bumbu, cara mengolah masakan, dan bahan-bahannya berbeda dari yang lain dan tidak ada di daerah lain” terangnya.

Lebih lanjut, Rendrayani mengatakan, paceri nanas merupakan salah satu menu atau makanan wajib yang dihidangkan dalam adat makan saprahan. Adat makan khas Pontianak ini juga sudah masuk menjadi WBTB pada 2017 lalu bersama dengan arakan pengantin dan tenun corak ingsang.

Dengan ditetapkannya paceri nanas dan sayur keladi sebagai WBTB, secara otomatis hak paten kedua kuliner tersebut menjadi milik Pontianak. Berdasarkan rencana, penyerahan sertifikat sebagai tanda kedua kuliner khas Pontianak itu menjadi WBTB bakal dilakukan pada 23 Oktober mendatang. Penyerahan sertifikat itu bertepatan dengan kegiatan budaya dalam rangka HUT Kota Pontianak.

Semoga langkah Pontianak bisa diikuti daerah-daerah lainnya untuk mendaftarkan budaya daerah sebagai Warisan Budaya Indonesia ya, Millens. Good Job Pontianak! (IB13/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: