BerandaHits
Kamis, 11 Agu 2021 14:32

Nggak Selalu Mulus, Thomas Alva Edison Juga Alami Kegagalan

Thomas Alva Edison juga berkali-kali mengalami kegagalan. (via MMC Kalteng)

Siapa bilang, penemu sekelas Thomas Alva Edison langsung sukses? Dia juga pernah mengalami kegagalan lo? Paling nggak ada 7 temuannya yang nggak menarik minat masyarakat umum sehingga dicap gagal.

Inibaru.id – Sejak duduk di bangku sekolah, kita selalu diberitahu bahwa Thomas Alva Edison adalah penemu bola lampu. Tapi, kamu tahu nggak kalau tokoh ini memegang 1.093 paten penemuan?

Banyak banget kan? Walaupun begitu, nggak semua yang dia ciptakan sukses. Ada lo beberapa penemuannya yang gagal. Sebenarnya, sih, bukan benar-benar gagal, Millens. Cuma, nggak terlalu diterima baik oleh masyarakat umum.

Penasaran nggak nih dengan penemuan Thomas Alva Edison yang mengalami kegagalan? Yuk, simak rangkuman berikut ini!

1. Gambar yang Bisa Bicara

Pada awal penciptaan film, Thomas Alva Edison juga termasuk satu dari banyak pihak yang pengin menggabungkan film dengan suara. Dia dibantu asistennya, W.K.L. Dickson.

Pada 1895, Edison telah menciptakan Kinetophone dengan fonograf yang diputar di dalam suatu kabinet. Nah, melalui alat ini, suara dapat didengar melalui dua tabung yang ditaruh di dekat telinga sementara pemirsa menonton gambar. Sayangnya, alat ini nggak pernah benar-benar diperkenalkan ke masyarakat umum. Kemudian pada 1915, Edison nggak melanjutkan proyek ini.

2. Boneka Berbicara

Boneka berbicara temuan Thomas Alva Edison hanya bertahan beberapa minggu sejak dijual di pasaran. (via vnexpress.net)

Gagasan tentang boneka yang dapat berbicara ternyata sudah ada lo sejak masa Thomas Alva Edison aktif sebagai ilmuwan. Untuk mewujudkannya, Edison mengimpor boneka dari Jerman dan memasukkan fonograf kecil ke dalamnya.

Boneka ini dijual ke pasaran pada Maret 1890. Sayangnya, boneka itu gampang rusak dan suara yang dihasilkan justru mengerikan. Banyaknya keluhan pelanggan membuat produksi boneka bicara itu dihentikan.

3. Perekam Suara Elektrografik

Perekam suara elektrografik merupakan penemuan Edison pertama yang dipatenkan. Rencananya, temuannya ini bakal digunakan oleh badan-badan pemerintahan. Perangkat ini memungkinkan pejabat memberikan suara pada saat kongres atau pemungutan suara, Millens. Nantinya alat ini yang bakal melakukan penghitungan suara secara otomatis. Saat itu, Edison optimistis penemuan ini bakal diterima secara antusias oleh para pejabat politik.

Sayangnya, respons para pejabat politik justru nggak sesuai harapan Edison. Hampir nggak ada pejabat yang berminat dengan perekam suara elektrografik buatan Edison. Alasannya, alat ini dikhawatirkan bakal membatasi negosiasi para pejabat politik.

4. Pabrik Pemisah Bijih

Ide ini berawal ketika Edison menyadari deposit bijih di Ohio dan Pennsylvania tercampur dengan batuan nonferrous. Jadi, sebelum dilebur, bijih ini harus dibersihkan dulu. Kemudian pada 1890, Edison berpikir untuk memisahkan bijih dari batuan ke dalam dua wadah yang berbeda dengan elektromagnet kuat.

Tapi, pada waktu yang sama, terdapat lebih dari 20 pemisah bijih berskala kecil yang juga tengah diuji. Demi memenangkan kompetisi ini, Edison bahkan membangun pabrik skala besar yang diyakini mampu memproses hingga 5 ribu ton bijih per hari. Sayangnya, dalam prosesnya ada banyak hambatan.

Perkakas dalam pabrik tersebut banyak yang nggak berfungsi. Selain itu, karyawan Edison juga menemukan adanya elevator yang rusak, yang berarti mereka harus membangun kembali sistem elevator baru. Padahal, pembangunan pabrik itu butuh dana yang nggak sedikit. Edison dan investornya nggak mampu membiayainya. Akhirnya, penggilingan bijih ini gagal.

5. Pena Listrik

ilustrasi pena listrik. (electricpen.org)

Ketika Edison sedang mencoba memecahkan masalah membuat salinan dokumen, ide untuk membuat pena listrik muncul. Pena listrik ini memakai tenaga baterai dan motor kecil serta mengandalkan jarum genggam yang bergerak naik turun saat seorang karyawan menulis. Jika pena biasa memakai tinta, pena listrik nggak demikian. Ia akan membuat lubang kecil di permukaan kertas sehingga karyawan dapat mencetak kata-kata ke potongan kertas kosong di bawahnya.

Sayangnya, pena listrik temuan Edison ini sulit digunakan. Selain itu, alat ini berat dan berisik. Baterai di dalamnya juga membutuhkan perawatan yang rumit. Karena berbagai kelemahan itu, pena listrik nggak laku.

6. Semen

Minat Edison pada semen muncul ketika melihat besarnya jumlah limbah pasir yang dihasilkan oleh pabrik penggilingan bijih miliknya. Dia berpikir untuk menjual partikel pasir halus kepada produsen semen untuk memproduksi beton. Kemudian, pada 1899, Edison membentuk Edison Portland Cement Co. dan mulai membuat banyak benda dari semen, mulai dari kabinet untuk fonograf, piano, dan rumah.

Sayangnya, harta beton mahal banget waktu itu. Alhasil, gagasan ini nggak pernah diterima. Tapi bisnis semen Edison nggak sepenuhnya gagal kok. Perusahaan Edison didapuk untuk pembangunan Yankee Stadium di Bronx.

7. Fonograf Kertas Timah

Fonograf kertas timah ini berawal ketika Edison memodelkan penemuan ini pada gulungan pita kertas atau cakram kertas timah. Pada prinsipnya, mesin ini bertujuan untuk merekam dan memutar suara.

Saat itu, Edison berpikir bahwa temuannya ini akan bermanfaat untuk orang yang buta. Tapi sayang, Edison nggak memiliki strategi pemasaran yang jelas dan target konsumen yang nggak spesifik. Ahirnya, alat ini masuk dalam deretan temuan gagal.

Wah, banyak juga ya kegagalan Edison. Coba bayangkan jika akhirnya dia baper dan menyerah, tentu kita nggak akan bisa menikmati penemuannya yang bermanfaat. Jadi, jangan gampang putus asa ya, Millens. (IDN/IB21/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: