BerandaHits
Minggu, 15 Jun 2024 08:17

Nggak Berkeringat saat Olahraga Bukan Indikasi Kegagalan

Pengerahan tenaga nggak selalu terkait langsung dengan produksi keringat. (Istimewa)

Memang, mengeluarkan banyak keringat saat olahraga bikin kita merasa berhasil dan serius dalam workout. Tapi, keringat rupanya bukan indikasi keberhasilan, lo. Terkadang orang sudah mengerahkan tenaga tapi tetap nggak berkeringat. Kenapa?

Inibaru.id - Sudah menjadi hal lumrah jika kita mengeluarkan banyak keringat ketika olahraga. Saat itu, otot-otot menjadi panas karena mengerahkan tenaga. Alhasil tubuh akan memberi respons alami dengan memproduksi keringat.

Tapi, nggak semua orang selalu berkeringat banyak pascaolahraga. Ada yang berkeringat hanya sedikit bahkan nggak berkeringat setelah berolahraga. Apakah keadaan seperti itu bisa disimpulkan olahraganya kurang serius?

Hm, kamu nggak perlu khawatir jika nggak mengeluarkan banyak keringat ketika olahraga. Perlu kamu tahu, pengerahan tenaga nggak selalu terkait langsung dengan produksi keringat, Millens.

Seorang doktor dalam bidang fisiologi manusia Brett Romano Ely menerangkan bahwa banyak sedikitnya keringat yang keluar bergantung pada kelembapan dan aliran udara di tempat itu.

"Kamu bisa bersepeda di hari yang sejuk dan hampir nggak berkeringat, terlepas dari berapa banyak bukit yang kamu daki. Dalam kelembaban tinggi atau dengan aliran udara rendah, keringatmu akan menguap lebih lambat, sehingga dapat membuatmu merasa seperti lebih banyak berkeringat. Dalam kondisi sebaliknya, kulitmu bisa terasa kering, tapi kenyataannya keringat justru menguap lebih cepat," terangnya, dikutip dari Schoolmedia (18/1/2021).

Nggak Ada Hubungan

Ilustrasi: Nggak ada hubungan antara berkeringat dan kalori yang terbakar saat berolahraga. (Pexels/Andrea)

Craig Crandall, seorang profesor penyakit dalam, juga sepakat dengan yang disebutkan Brett. Menurutnya, nggak ada hubungan antara berkeringat dan kalori yang terbakar saat berolahraga.

Untuk membuktikannya, kamu dapat melakukan rute atau porsi olahraga yang sama persis di musim panas dan musim dingin. Hasilnya, meskipun akan berkeringat lebih banyak saat panas, jumlah kalori yang dibakar nyatanya hampir sama, lo.

“Ada terlalu banyak faktor yang memengaruhi produksi keringat, dan meskipun kamu benar-benar menurunkan 'berat badan' saat berkeringat, itu sebenarnya hanya berat air dan justru dapat menyebabkan dehidrasi (jika terlalu banyak berkeringat),” kata Craig.

Jika kamu sampai sekarang masih merasa perlu berkeringat banyak untuk membuktikan kepada diri sendiri bahwa olahraga yang dilakukan sudah cukup keras, Brett menyarankan untuk lebih memilih melakukan monitor detak jantung, memantau pernapasan, atau menggunakan tingkat pengerahan tenaga.

Yap, sekali lagi, keringat nggak selalu menjadi tolok ukur keberhasilan olahraga. Jika ingin mengukur berhasil atau nggak, lihatlah hasil secara keseluruhan.

Dikutip dari Well and Good melalui Kompas (10/3/2022), seorang pelatih kebugaran dan penemu Tracy Anderson Method, Tracy Anderson menyarankan untuk mengukur hasil nyata dari olahraga yang kamu lakukan. Cobalah untuk mempelajari dan memahami tubuh saat berolahraga daripada hanya mengandalkan seberapa banyak keringat yang dihasilkan.

“Kemampuan untuk mendengarkan tubuh sendiri sangat penting untuk kesehatan dan kebahagiaanmu,” ucap Anderson.

Jadi, mulai sekarang, target olahraga yang kamu lakukan jangan cuma sampai berkeringat saja ya, Millens! Kamu juga harus memeriksa perubahan tubuh secara keseluruhan jika ingin melihat keberhasilanmu dalam berolahraga. Salam sehat! (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Ternyata Bumi Kita Nggak Seburuk Itu, Simak Kabar Baik Pemulihan Alam Belakangan Ini!

21 Jan 2026

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

22 Jan 2026

Apakah Indonesia Sudah Memasuki Puncak Musim Hujan?

22 Jan 2026

Tradisi Unik jelang Ramadan; Nyadran 'Gulai Kambing' di Ngijo Semarang

22 Jan 2026

Bukan Cuma Rokok, Tekanan Finansial Juga Jadi Ancaman Serius buat Jantung

22 Jan 2026

Pantura 'Remuk' Pasca-Banjir, Pemprov Jateng Mulai Hitung Kerugian dan Siapkan Strategi Baru

22 Jan 2026

Menurut PBB, Dunia Sudah Memasuki Fase Kebangkrutan Air Global!

23 Jan 2026

Waktu-waktu Terburuk untuk Liburan ke Jepang pada 2026

23 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: