BerandaHits
Minggu, 18 Nov 2023 12:00

Mulai Turun Hujan; Pilih Jas Hujan Ternyaman, Hindari Model Ponco!

Jas hujan model ponco nggak disarankan karena berpotensi membahayakan pengendara. (Motorplus-online)

Ada beberapa model jas hujan. Tapi, agar kamu merasa nyaman dan aman berkendara, maka hindari mengenakan jas hujan modol ponco. Kenapa?

Inibaru.id - Meski diramalkan gelombang panas El Nino masih bakal berlangsung hingga beberapa bulan ke depan, toh akhir-akhir ini hujan deras sudah sering turun. Itu artinya, kalau kamu adalah biker, harus mulai bersiap dengan selalu membawa jas hujan.

Kalau jas hujan milikmu sudah rusak dan kamu berniat untuk membeli lagi, ada baiknya hindari membeli jas hujan model ponco ya, Millens.

Jas hujan model ini memang lebih praktis karena hanya satu potong saja. Tapi, jas hujan ponco nggak disarankan karena bisa memicu kecelakaan. Coba simak alasan kenapa jas hujan ini bisa membahayakanmu saat berkendara berikut ini.

1. Bentuk Lebar dan Panjang

Jas hujan ponco didesain memiliki bentuk yang lebar dan panjang. Karena itu jas ini akan berkibar-kibar saat digunakan di atas motor. Selain itu, jas hujan jenis ini juga kerap menutupi lampu rem dan lampu sen belakang motor, sehingga bisa memicu terjadinya tabrakan dari belakang.

2. Tersangkut Ban dan Rantai Motor

Pengguna jas hujan model ponco juga berpotensi terjatuh akibat jas tersangkut ke roda atau rantai motor. Hal ini, tentu saja sangat membahayakan. Karena itu sebisa mungkin jangan menggunakan jas hujan model ponco, ya!

3. Nggak Menutup Badan Seluruhnya

Bentuk jas hujan yang lebar membuatnya mudah diterpa angin kencang. Ini bisa mengganggu kendali motor. Selain itu air hujan pun nggak terpantul secara maksimal, sehingga pengendara akan tetap basah.

Walaupun praktis, jas hujan model ponco nggak melindungi tubuh dengan baik. Hal itu menyebabkan pengendara nggak bisa berkonsentrasi mengemudi sepeda motor dan bisa saja terjadi kecelakaan.

Tips Memilih Jas Hujan

Jas hujan yang baik adalah jas hujan yang nyaman saat dikenakan dan nggak mengganggu kenyamanan berkendara. (Istimewa)

Di marketplace atau toko, kamu akan dihadapkan dengan beberapa model jas hujan. Nggak cuma modelnya saja yang beragam, harga dan kualitas bahan pun bervariasi. Biar nggak terlalu lama bingung menentukan pilihan, simak baik-baik tips memilih jas hujan yang tepat untukmu, Millens.

1. Nyaman Dipakai

Jangan tergiur dengan model yang lucu dan menarik, tapi perhatikan juga ukuran yang tepat saat memilih jas hujan. Ukuran jas hujan ini sangat memengaruhi kenyamanan dalam berkendara. Jika ukuran terlalu besar, maka dapat menumpuk atau terlipat pada beberapa bagian. Bisa juga jas hujan tersangkut di roda maupun rantai motor.

Jangan membeli jas hujan yang terlalu kecil bahkan terlalu ketat. Hal ini membuat ruang gerak kamu menjadi terbatas dan sangat berbahaya jika kamu memaksakan diri tetap berkendara.

2. Kualitasnya Baik

Hal yang juga penting sebelum kamu membeli jas hujan adalah cek kualitasnya. Apabila jas hujan yang kamu lihat bahannya kurang baik, tentu penggunaan jas hujan nggak akan bertahan lama.

Setiap bahan atau material jas hujan memiliki karakternya sendiri. Jas hujan parasut misalnya, bisa membuat pengendara merasa kepanasan dan nggak nyaman ketika bergerak dan bernapas. Ada juga jas hujan dengan bahan plastik yang tentu nggak akan awet karena mudah sobek.

Sebaiknya kamu membeli jas hujan dengan bahan coating glossy atau bahan bening yang anti-embun, sebagai contoh jas hujan dari bahan polyvinyl chloride (PVC) yang tebal dan kedap.

3. Berwarna Terang

Dibanding berwarna gelap, kamu sebaiknya memilih jas hujan yang berwarna terang atau mencolok. Hal ini agar dapat membantu pengendara lain melihat keberadaan kamu, terutama saat berkendara di malam hari dalam kondisi hujan deras.

Ada banyak pilihan warna jas hujan yang tersedia di pasaran, namun usahakan memilih warna seperti hijau, kuning, oranye, atau merah menyala. Lebih bagus lagi jika membeli jas hujan yang dilengkapi dengan scotlite atau reflector.

Itulah tips memilih jas hujan. Dengan membeli jas hujan yang tepat, maka kamu siap menghadapi hujan deras yang tiba-tiba datang, kan? (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: