BerandaHits
Jumat, 31 Mei 2018 10:40

Habiskan Malam Jumat dengan Nongkrong Tobat

Nongkrong Tobat di Santrendelik pada Kamis (24/5/2018), tobaters berpose bersama narasumber seusai acara. (Inibaru.id/Ida Fitriyah)

Ramadan akan semakin asyik bila dihabiskan dengan acara-acara yang asyik juga seperti acara satu ini. Berikut ulasannya.

Inibaru.id – Ramadan diyakini sebagai bulan yang penuh berkah. Umat Islam meyakini, setiap kebaikan yang dilakukan pada Bulan Suci ini dijanjikan pahala yang berlipat ganda. Nggak heran, banyak sekali agenda “baik” saat Ramadan seperti Nongkrong Tobat.

Nongkrong Tobat merupakan salah satu program yang dijalankan pengurus Yayasan Santrendelik. Digelar setiap Kamis malam, acara ini bertempat di Santrendelik yang berada di Jalan Kalialang Lama IX No 44, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Eits, tunggu sebentar, nongkrong tapi tobat, apa pasal? Ya, memang benar. Acara ini dikonsep seperti tongkrongan. Kamu nggak bakal menemukan masjid dengan kubah di atasnya atau ruangan luas berkarpet hijau dengan kain penyekat di tengahnya. Di Santrendelik, kamu hanya akan menemukan sebuah ruang terbuka berbentuk joglo, kursi-kursi taman, dan panggung terbuka berlatar belakang rimbunan pohon jati. Suasana alami ini tambah lengkap dengan suguhan aneka wedang dan kudapan seperti gorengan dan ubi-ubian. Nggak lupa, ada suguhan musiknya juga, lo.

Suasana Nongkrong Tobat di Santrendelik. (Inibaru.id/Ida Fitriyah)

Kendati dikonsep seperti tongkrongan, acara ini memiliki tujuan yang bisa disebut mulia yakni mengajak para tobaters (istilah khusus untuk pengunjung Nongkrong Tobat) untuk belajar ilmu agama. Namun, penyampaiannya dikemas sedemikian rupa sehingga ringan tapi pas di hati para tobaters yang mayoritas berusia muda.

Candra Malik berduet dengan Wakijo dan Pitulungan menyanyi lagu "Syahadat Cinta" ciptaan Candra Malik. (Inibaru.id/Ida Fitriyah)

Nah, khusus Ramadan 2018, pihak pengurus Santrendelik mengusung tema “Ramadan Gojekan” yang merupakan singkatan dari golek dalan jejek lan upgrade iman. Untuk mendukung tema tersebut, panitia menghadirkan beberapa tokoh ternama untuk nongkrong bersama dalam acara ini. Beberapa tokoh tersebut di antaranya Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, budayawan Jawa Tengah Prie GS, sufi muda sekaligus sastrawan Candra Malik, dan para pendiri gerakan Hira (Hijrah Rame).

Suguhan untuk para tobaters yang disediakan panitia. (Inibaru.id/Ida Fitriyah)

Kamis (24/5/2018), saya berkesempatan untuk mengikuti Nongkrong Tobat. Saat itu, narasumbernya adalah Prie GS dan Candra Malik. Dimulai sekitar pukul 20.00 WIB, tidak ada tema khusus yang diperbincangkan malam itu, tapi kedua narasumber tersebut lebih membahas tentang Ramadan dan perjalanan mereka masing-masing. Selaiknya nongkrong, acara ini mengalir begitu saja. Gelak tawa kerap pecah di antara tobaters karena gurauan narasumber. Nggak jarang juga tobaters memasang muka tegang saat pembahasan mulai mendalam. Satu kata yang terlintas dalam benak saya: Asyik!

Para tobaters tertawa karena guyonan yang dilemparkan narasumber. (Inibaru.id/Ida Fitriyah)

Bagi kamu yang pengin ikut Nongkrong Tobat, masih ada satu kesempatan lagi Millens yakni pada Sabtu (2/6). Berdasarkan rencana, narasumber yang dihadirkan Kamis nanti yaitu pendiri dan anggota gerakan Hira (Hijrah Rame). Hira merupakan gerakan para musisi yang berhijrah dan membentuk suatu komunitas. Yuk, ikut Nongkrong Tobat. (IB04/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: