BerandaHits
Kamis, 29 Sep 2021 12:49

Mendes Abdul Halim: Pendampingan Literasi Diperlukan untuk Mewujudkan Digitalisasi Desa

Acara Jateng Digital Conference 2021 yang digelar di Studi TA TV Solo. (Dok AMSI Jateng)

Digitalisasi di era pandemi seperti sekarang ini nggak dimungkiri memang jadi isu yang menarik untuk dibahas, nggak terkecuali di sesi zoom webinar yang diselenggarakan AMSI Jateng.

Inibaru.id - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dengan Bupati Karanganyar Juliyatmono berdiskusi dalam webinar Jateng Digital Conference (DJC) bertajuk “Digitalisasi di Era Pandemi”.

Bupati Juliyatmono hadir secara langsung di Ballroom TA TV Solo, sementara Menteri Abdul Halim hadir secara virtual dari Jakarta.

Kendati nggak bertemu secara fisik, kedua pejabat tersebut tampak terlibat diskusi asyik terkait perkembangan digitalisasi di perdesaan dalam diskusi di Segmen 1 zoom webinar yang diselenggarakan pada Rabu (29/9/2021), dipandu Pemimpin Redaksi Tribun Jateng Erwin Ardian sebagai moderator.

Dalam acara tersebut, Bupati yang akrab dengan sapaan Yuli itu berbicara tentang Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, yang kini sudah berkembang menjadi smart village atau desa pintar.

"Desa ini unik. Kepala desanya masih muda, beragama Hindu. Tapi dia dipilih oleh warga yang mayoritas muslim. Artinya masyarakat sekarang sudah terbuka, tidak melihat agama atau tapi kompetensi," jelas Yuli mengawali cerita.

Yuli mengungkapkan saat ini Kemuning sudah berkembang menjadi desa wisata yang memberikan dampak ekonomi luar biasa. Seluruh masyarakatnya mendapatkan benefit ekonomi dari digitalisasi yang dilakukan.

Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Abdul Halim dan Bupati Karanganyar Juliyatmono hadir sebagai pembicara Segmen 1 Jateng Digital Conference 2021. (Dok AMSI Jateng)

"Pengembangan Kemuning sebagai desa digital didukung dan didampingi dari CSR BCA dan Telkomsel. Sampai akhirnya kemarin terpilih menjadi juara I desa digital nasional," ungkap Yuli pada acara yang dimoderatori Erwin Ardian, Pemimpin Redaksi Tribun Jateng.

Mendengar cerita dari Bupati Yuli, Menteri Desa PDT, Abdul Halim Iskandar, menyatakan sangat mendukung upaya pengembangan desa digital Kemuning.

"Apa pun yang terjadi di daerah, kuncinya memang ada pada keterbukaan Bupati. Desa-desa sekarang tidak lagi mau ketinggalan digitalisasi. Hanya memang perlu pendampingan literasi agar tidak salah langkah," ujarnya.

Abdul mengungkapkan saat ini dari total 74.961 desa di Indonesia, tinggal 3.700 desa yang belum memiliki jaringan Internet.

Berbagai upaya improvisasi sudah dilakukan pemerintah desa untuk bisa menikmati jaringan Internet. Nggak sedikit cerita keberhasilan dari desa yang mampu memanfaatkan digitalisasi untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakatnya.

Ada yang memanfaatkan untuk memasarkan produk dengan membuat aplikasi marketplace atau berjualan melalui media sosial.

"Contohnya di Jogja ada 10 desa yang berkolaborasi membuat aplikasi untuk menjual produk-produk unggulan mereka," ujar Abdul Halim.

Abdul melanjutkan target secara nasional pada 2022 mendatang tidak ada lagi desa yang belum menikmati jaringan Internet. Paling tidak di tempat-tempat publik seperti balai desa harus ada jaringan Internet.

Apalagi sekarang sudah ada dana desa yang mengalir hingga miliaran rupiah ke setiap desa. Dana itu bisa dimanfaatkan salah satunya untuk mengembangkan digitalisasi desa.

Sementara itu, pengamat ekonomi dari Universitas Diponegoro (Undip) Suharmono mengatakan ada korelasi kuat antara digitalisasi dengan pengembangan ekonomi di desa karena digitalisasi memberi nilai tambah bagi desa tersebut secara ekonomi. (IB01/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: