BerandaHits
Kamis, 24 Jan 2018 20:19

Aturan Baru, Impor Mainan Diperketat

Mainan. (Kompas.com)

Pemerintah mengeluarkan ketentuan pengecualian terhadap proses impor mainan. Dua poin dalam aturan tersebut membatasi kuantitas mainan yang diimpor. Gimana ketentuannya?

Inibaru.id – Millens, pernah nggak kamu berpikir berapa banyak mainan impor yang masuk dan diperjualbelikan di Indonesia? Barangkali negeri ini memang perlu membatasinya agar peredaran mainan-mainan itu nggak "menguasai" Tanah Air.

Nah, hal itulah yang saat ini tengah dijajaki pemerintah untuk menyiasati maraknya peredaran mainan impor tersebut. Beberapa ketentuan dikeluarkan, salah satunya dengan memberlakukan pengecualian-pengecualian tertentu. Apa saja?

Seperti ditulis Kompas.com, Rabu (24/1/2018), seenggaknya ada dua poin dalam kesepakatan tersebut. Pertama, jika mainan impor dibawa sebagai barang bawaan penumpang dalam pesawat terbang, kuantitas maksimalnya adalah lima buah per orang.

Baca juga:
Mobil Hitler Dilelang, Berapa Harganya?
Grand Livina Hantam Belasan Pengendara Motor

Kedua, untuk mainan impor yang dikirim sebagai barang kiriman, ketentuannya adalah maksimal tiga buah per pengiriman untuk satu penerima per 30 hari.

Selain untuk membatasi impor mainan, cara ini juga dilakukan untuk menghindarkan anak-anak dari dampak negatif mainan bagi kesehatan.

“Kita tentu nggak mau ambil risiko anak kita terkena penyakit tertentu lantaran mainan yang diimpor mengandung zat-zat kimia yang berbahaya,” ujar Gati Wibawaningsih, Ditjen Industri Kecil dan Menengah Kemenperin.

Kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Perdagangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Badan Standardisasi Nasional ini dilakukan sebagai tanggapan atas perkembangan yang terjadi di masyarakat. Meskipun demikian, tujuan utama Standar Nasional Indonesia (SNI) nggak diabaikan.

Permenperin No. 111 Tahun 2015 pasal 3A ayat (1) mengatur bahwa pemberlakuan SNI Mainan secara Wajib dikecualikan bagi mainan tertentu, di antaranya yang memiliki karakteristik dan kegunaan untuk keperluan teknis penelitian dan pengembangan, serta memiliki karakteristik dan kegunaan untuk keperluan khusus.

Baca juga:
Mahasiswa Undip yang Hilang di Linggoasri Bantah Tersesat
Jadi Nomine Oscar Lagi, Meryl Streep Pecahkan Rekor Sendiri

“Dua poin yang telah disepakati dalam rapat bersama itu merupakan penjelasan dari barang yang memiliki karakteristik dan kegunaan untuk keperluan khusus. Mainan impor sesuai aturan tersebut untuk keperluan pribadi dan tidak untuk diperdagangkan kembali,” papar Achmad Sigit Dwiwahkono, Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA).

Nah, semoga ketentuan baru ini benar-benar mengurangi barang-barang yang nggak bermutu di pasaran, ya. Eh, satu lagi nih yang penting, yaitu kita bisa terhindar dari penyakit yang bisa saja terbawa dari mainan itu.  Namun, bakal efektif nggak ya? (AYU/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: