BerandaHits
Kamis, 17 Nov 2021 09:44

Makin Sukses, Tiktok Jadi Aplikasi Terpopuler di Dunia

TikTok, aplikasi paling populer di dunia. (Flickr/ Aaron Yoo)

Kalahkan Instagram dan media-media sosial lainnya, kini TikTok jadi aplikasi terpopuler di dunia. Aplikasi ini paling banyak diunduh dari aplikasi lain.

Inibaru.id – Meski mendapatkan banyak tekanan dari pemerintah Tiongkok serta Amerika Serikat, nyatanya TikTok masih jadi aplikasi terpopuler di dunia. Aplikasi yang dikembangkan oleh ByteDance ini jadi yang paling banyak diunduh dalam 10 bulan terakhir secara global. Bahkan, pada Oktober 2021 lalu, aplikasi ini mengalahkan Instagram jadi yang paling banyak diunduh!

Menurut data Sensor Tower, sepanjang Oktober 2021 saja, TikTok diunduh 57 juta kali, lebih banyak 1 juta dari Instagram yang hanya diunduh 56 kali di Google Play Store serta App Store. Di urutan berikutnya adalah Facebook, WhatsApp, serta Telegram. South China Morning Post pun menyebut TikTok sebagai aplikasi non-game terbanyak yang diunduh secara global.

Menariknya, di negara asalnya sendiri, yakni Tiongkok, aplikasi ini tetap populer meski mendapatkan tekanan dari pemerintah lokal. Khusus di sana, nama aplikasi ini adalah Douyin. Nah, jumlah unduhan Douyin di Negeri Tirai Bambu ini mencapai 17 persen dari total unduhan TikTok di seluruh dunia pada Oktober lalu. Kalau di peringkat kedua, ada warganet AS yang mencapai 11 persen.

Nggak cuma soal unduhan, ya Millens, soal pengguna aktif bulanan atau monthly active user, data pada akhir September 2021 mencapai satu miliar! Di Tiongkok saja, daily active user alias pengguna aktif harian Douyin mencapai 600 juta. Wih!

Ditekan Pemerintah Tiongkok dan Amerika Serikat

TikTok lebih banyak diunduh dibandingkan dengan Instagram dan aplikasi lainnya. (Flickr/nordskovmedia.dk)

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, aplikasi ini mendapatkan tekanan hebat dari pemerintah Amerika Serikat dan Tiongkok. Sejak Donald Trump menjabat sebagai presiden AS, tekanan ini sudah muncul. Trump bahkan sampai mengancam bakal melarang TikTok beroperasi di sana kalau ByteDance nggak melepaskan bisnisnya di negara tersebut. Namun, belum kelar kesepakatan pelepasan bisnis ini, Trump keburu lengser.

Presiden penggantinya, Joe Biden, melakukan langkah sebaliknya. Pada Juni 2021 lalu, larangan TikTok di AS pun dicabut. Meski begitu, dia meminta Kementerian Perdagangan AS untuk melakukan penyelidikan pada aplikasi ini, khususnya dalam hal risiko privasi data hingga keamanan nasional.

Maklum, petinggi Negara Paman Sam ternyata nggak begitu sreg dengan dikumpulkannya data-data biometric pengguna TikTok di sana. Dikhawatirkan, data-data ini diambil oleh pemerintah Tiongkok.

Menariknya, Tiongkok sendiri menekan TikTok dengan peraturan yang mengendalikan perusahaan teknologi dengan lebih ketat. Contohlah, Cyberspace Administration of China (CAC) ingin perusahaan-perusahaan teknologi seperti ByteDance yang punya kantor pusat dan operasional atau pusat penelitian di luar negeri melaporkan aktivitasnya secara berkala.

Tekanan-tekanan dari kedua negara raksasa ini pun akhirnya membuat ByteDance memilih untuk nggak menawarkan sahamnya ke publik alias IPO. Selain itu, ada kabar kalau ByteDance bakal melakukan restrukturisasi perusahaan, Millens.

Hm, kalau kamu, apakah juga ikut mempopulerkan TikTok dengan mengunduh dan sering memakainya, Millens? (Kat/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: