BerandaHits
Sabtu, 21 Jun 2019 09:39

Kuota PPDB Direvisi, Jalur Prestasi Dapat 15 Persen

PPBD siswa baru. (Antara/Aditya Pradana Putra)

Siswa yang hendak masuk lewat jalur prestasi di luar zona rumahnya berpeluang lebih besar. Ini karena pemerintah menaikkan kuota jalur prestasi hingga 15 persen.

Inibaru.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengaku telah melakukan revisi kuota penerimaan peserta didik baru (PPDB) khusus jalur prestasi. Jika sebelumnya hanya 5 persen, kini kuotanya bisa mencapai 15 persen.

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi menyebut revisi ini sesuai dengan arahan presiden.

“Keputusan untuk memberikan fleksibilitas kuota jalur prestasi atau yang berada di luar zona ini didasari arahan Presiden. Kami akhirnya putuskan kuota jalur prestasi bisa di antara 5 hingga 15 persen,” ungkap Didik seperti ditulis laman Antaranews, Kamis (20/6/2019).

Penambahan kuota untuk jalur prestasi ini diharapkan bisa menampung siswa berprestasi tinggi yang ingin bersekolah di luar zonanya. Revisi pun dilakukan untuk Permendikbud nomor 51 tahun 2018 yang mengatur tentang hal ini.

Revisi ini telah dibawa ke Kemenkumham. Diperkirakan, revisi tersebut selesai pada Jumat (21/6). Setelah itu, Kemendikbud akan mengirim surat edaran ke dinas-dinas pendidikan di daerah agar bisa segera menerapkannya.

“Hanya saja, khusus untuk daerah yang PPDB-nya nggak mengalami masalah, nggak harus mengikuti revisi ini,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, sistem zonasi dalam PPDB tahun ini membuat banyak orang tua yang kecewa karena anaknya nggak bisa masuk ke "sekolah favorit" meski memiliki prestasi. Didik pun menyebut sistem zonasi ini diberlakukan berdasarkan pertimbangan yang matang.

Sistem zonasi ini sebenarnya ditujukan agar pilihan sekolah favorit menjadi lebih banyak sehingga akan membuat lebih banyak siswa yang bisa ditampung. Sekolah favorit semestinya bukan karena siswanya yang berprestasi, tapi karena proses belajar-mengajar sekolah yang bisa memproduksi murid-murid berkualitas.

“Saya harap semua pihak mendukung sistem zonasi ini, apalagi ini kan peraturan untuk sekolah publik yang tidak membeda-bedakan siapapaun. Nggak hanya anak pintar, anak yang memiliki prestasi biasa saja juga harus bisa ditampung sehingga tidak ada diskriminasi,” kata Didik.

Sobat Millens setuju nggak dengan sistem zonasi di PPDB tahun ini? (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: