BerandaHits
Jumat, 8 Agu 2024 18:30

Kontribusi Seniman Muda dalam Live Art Mural HUT Pati 2024

Para seniman Pati semangat dalam acara live art mural untuk memeriahkan HUT kota Pati. (Dok Ellisa Fajar Adzani)

Selain festival dan parade, HUT Pati 2024 juga diwarnai sentuhan seni yang memukau, termasuk live art mural yang melibatkan seniman muda.

Inibaru.id - Perayaan HUT ke-701 Kabupaten Pati yang berlangsung pada 6 Agustus 2024 lalu terasa lebih spesial dari sebelumnya. Pasalnya, bukan hanya dimeriahkan oleh festival dan parade seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan kali ini juga diwarnai dengan sentuhan seni yang berhasil mempersolek kota.

Kalau hari-hari ini menyambangi kabupaten yang berada di wilayah pantura tersebut, kamu bisa melihat tembok-tembok di berbagai sudut kota yang berhiaskan lukisan. Mural-mural bertema Jalur Rempah itu membuat Bumi Mina Tani lebih berwarna dan menarik dijadikan latar berswafoto.

Salah satu seniman yang turut serta dalam proyek mempersolek dinding kota ini adalah Ellisa Fajar Adzani. Dia adalah lulusan seni rupa dari salah satu kampus ternama di Kota Semarang. Jadi, urusan melukis, tentu saja kemampuannya nggak perlu diragukan lagi.

"Aku senang banget bisa diajak (gabung) dalam proyek live art mural untuk HUT Kota Pati ini, Mbak!" ungkap Ellisa kepada Inibaru.id setelah berhasil menyelesaikan mural ciptaannya, belum lama ini.

Kontribusi untuk Pati

Hasil mural para seniman Pati melukiskan potret nelayan yang memperoleh banyak ikan. (Dok Ellisa Fajar Adzani)

Ellisa mengungkapkan, dalam menggambar dirinya selalu membuat garis yang jelas dalam dua hal, yakni untuk kepentingan komersial dengan kesenangan diri sendiri. Nah, menggambar mural untuk HUT Pati tersebut termasuk yang kedua.

"Niatku di sini ya untuk kesenangan saja, turut berkontribusi dalam memeriahkan hari ulang tahun kotaku," terang perempuan 24 tahun itu.

Lantaran Pati belum memiliki komunitas mural yang solid, Ellisa pun bisa mengajak teman-teman berkeseniannya untuk bergabung dalam proyek ini. Nggak hanya yang berlatar pendidikan seni rupa seperti dirinya, tapi ada juga yang anak terater; yang penting menyukai mural.

"Yang ikut (menggarap) mural benar-benar anak muda yang semangat. Bisa (menggambar) atau enggak, yang penting mereka mau datang ke lokasi dan pasti akan diajari," jelas Ellisa.

Patut Diacungi Jempol

Para seniman ini menggarap mural mulai dari pukul 4 sore hingga tengah malam. (Dok Ellisa Fajar Adzani)

Menurut Ellisa, semangat para seniman muda yang turut serta dalam penggarapan mural di Pati tersebut patut diacungi jempol. Dia bercerita, bahkan ada beberapa teman sengaja pulang untuk ikut serta dalam proyek mural ini, padahal sehari-hari masih menyelesaikan kuliah di Semarang.

"Anak muda memang baiknya seperti itu; jangan hanya bisa menuntut banyak hak, tapi nggak ikut andil. Harus berkontribusi dulu, termasuk melewati proses panjang dan nggak enak,” tegasnya. "Ini akan memberikan pengalaman berharga."

Setali tiga uang, Suwignyo selaku pembimbing para seniman muda tersebut mengatakan, proyek mural di Pati itu nggak hanya memberikan pengalaman berharga bagi para peserta, tetapi juga pembimbing. Dia berharap, proyek tersebut bisa menjadi batu loncatan untuk masa depan.

"Semoga momen dua minggu (penggarapan mural) ini bisa dijadikan pembelajaran biar ke depannya bisa lebih baik lagi kalau ada proyek serupa," ujar sosok yang dikenal sebagai seniman senior di Pati tersebut. "Semoga Dewan Kesenian Pati bisa menjadi wadah yang baik untuk membina bakat mereka"

Semoga, karya-karya ini tidak hanya menjadi kenangan indah di perayaan HUT Pati tahun ini, tapi juga membuka jalan bagi para talenta muda untuk bersinar di masa depan. Sekali lagi, selamat ulang tahun, Kabupaten Pati! (Rizki Arganingsih/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: