BerandaHits
Rabu, 6 Okt 2020 16:58

Kisah Prajurit Kopassus Nyasar ke 'Alam Gaib' di Hutan Papua

Ilustrasi Kopassus. (Mata Mata Politik)

Seorang prajurit Kopassus menceritakan pengalamannya tersesat ke alam lain di tengah hutan belantara Papua. Dirinya sempat ditemani oleh tiga sosok astral yang memberinya bantuan. Bagaimana kisah selengkapnya?

Inibaru.id – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD merupakan salah satu pasukan elit yng disegani dunia. Pasukan ini ditugaskan dalam berbagai Operasi Militer Perang (OMP). Nggak heran, berbagai peristiwa unik bahkan mistis pernah mereka alami.

Salah satunya adalah pengalaman seorang prajurit Kopassus, Selvanus (bukan nama sebenarnya). Dalam buku Kopassus untuk Indonesia karangan Iwan Santosa dan E A Natanegara, Selvanus ditempatkan sebagai komandan pos di Timika.

Kondisi saat itu disebutkan sangat rawan karena keberadaan pentolan Organisasi Papua merdeka (OPM) Kelly Kwalik dan Thadeus Yogi. Dia diperintah untuk menggerebek markas OPM yang berjarak enam hari jalan kaki dari markasnya.

Timnya pun berangkat ke lokasi pada bulan Oktober memasuki musim penghujan. Di hari kelima perjalanan, mereka menemui sungai yang deras dan memutuskan untuk menyeberang dengan tali.

“Kebetulan saya jago renang. Jadi ketika saya lihat ada prajurit yang masuk ke pusaran air, saya juga ikut masuk dan menyelam,” ucap Selvanus.

Dalam satu titik, sungai tersebut menghilang dan menjadi air terjun. Selvanus pun menepi di tengah hutan Papua berketinggian 4.000 meter di atas permukaan laut.

Mereka ditugaskan untuk menggerebek markas OPM. (Riau Online)

“Lima orang sudah menyeberang, tiga belum menyeberang dan saya hanyut bersama si Kopral. Ini adalah satu-satunya motivasi saya untuk bertahan dan mencari Kopral itu,” jelasnya.

Namun saat fokus mencari prajurit tersebut, Selvanus sadar dirinya tersesat di hutan belantara dan nggak bisa kembali pulang. Yang ada di pikirannya hanya mencari arah ke Timika dan melapor ke komandan untuk kembali mencari prajurit yang hilang.

Pada hari ke enam, Selvanus berada dalam ambang sadarnya. Semua perlengkapan termasuk sepatunya hanyut dibawa derasnya arus sungai.

“Hari ke enam itu saya sudah melihat alam lain. Saya mulai mengobrol dan berkomunikasi. Mungkin itu hanya halusinasi saja. Namun anehnya, saya masih terus bisa berjalan, bahkan sampai hari kesebelas dan berhasil menyeberangi sungai dengan lebar 200 meter sebelum tiba di Timika,” paparnya.

Akhirnya, Selvanus yang telah hilang selama delapan belas hari di hutan Papua berhasil ditemukan oleh warga Timika dengan keadaan yang memprihatinkan.

Selvanus tersesat di kedalaman Timika. (WRI Indonesia)

“Saat itu saya hanya tinggal tulang berbalut kulit, mata yang terus berputar liar dan telapak kaki yang bengkak akibat tertancap potongan kayu. Dokter yang memeriksa saya saat itu menyatakan bebas dari penyakit malaria dan cacing tambang,” ungkap Selvanus.

Saat dinyatakan sehat, Selvanus kemudian diundang oleh Pangdam Cendrawasih ke Jayapura untuk makan malam. Kejadian aneh rupanya masih terjadi.

“Anehnya, makanan satu meja itu semua habis saya makan sendiri. Saya makan banyak begitu bukan balas dendam, tapi rupanya ada yang 'ikut',” ungkapnya.

Dari situlah Selvanus sadar bahwa dirinya ditemani tiga sosok dari alam lain selama di hutan.

“Kalau matahari sudah terbenam, satu memijati kaki, satu memijati pundak dan satu lagi berbagi rokok dengan saya. Alamnya sudah lain,” jelas Selvanus.

Wah nggak kebayang ya seremnya nyasar ke alam lain di pedalaman papua. Kamu sendiri percaya dengan kisah ini, Millens? (Oke/IB27/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: